Studi Ungkap Alasan Banyak Anak Muda Kini Menua Lebih Cepat

Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
Rabu, 01/07/2026 15:30 WIB
Foto: Ilustrasi. (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa generasi muda saat ini mengalami penuaan biologis lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya. Temuan ini dinilai dapat membantu menjelaskan meningkatnya kasus kanker pada orang berusia di bawah 50 tahun yang kini menjadi perhatian para peneliti di berbagai negara.

Mengutip Euro News, studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine menemukan bahwa orang yang lahir pada 1965 hingga 1974 memiliki usia biologis yang lebih tua dibandingkan mereka yang lahir pada periode 1950 hingga 1954, meski usia kronologis mereka lebih muda.

Peneliti juga menemukan pola serupa pada generasi yang lahir pada 1990 hingga 1999. Kelompok ini menunjukkan tingkat penuaan biologis yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang lahir pada 1965 hingga 1969.


"Temuan kami menunjukkan bahwa beberapa orang dewasa muda terlihat mengalami perubahan biologis lebih awal dari yang diperkirakan, dan ini dapat dikaitkan dengan meningkatnya angka kanker yang terlihat pada generasi muda," kata Yin Cao, profesor bedah dan kedokteran di Washington University School of Medicine di St. Louis dan salah satu penulis studi tersebut, kepada Oncology Central.

Meskipun kanker secara umum dianggap sebagai penyakit usia lanjut, kanker yang muncul di usia muda telah meningkat selama tiga dekade terakhir.

Jumlah orang di bawah usia 50 tahun yang baru didiagnosis menderita kanker ditemukan telah meningkat sebesar 79% secara global sejak tahun 1990, menurut laporan British Medical Journal (BMJ).

Angka kanker pada anak-anak juga melonjak, dengan perkiraan 13.800 anak dan remaja dari 27 negara anggota Uni Eropa didiagnosis pada tahun 2022, menurut European Cancer Information System (ECIS).

Alasan di balik hal ini terus membingungkan para ahli. Banyak penelitian sebelumnya menyebutkan makanan ultra-olahan, alkohol, obesitas, merokok, dan paparan mikroplastik sebagai penyebab dan risiko potensial kanker.

Meski demikian, para peneliti menekankan bahwa hubungan antara penuaan biologis dan kanker masih bersifat asosiasi dan belum membuktikan hubungan sebab akibat secara langsung. Penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memahami mekanisme yang mendasarinya.


(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Layanan Premium Klinik Estetik Hadapi Persaingan Tren Beauty