Cuaca Panas Bikin Mudah Haus, Hindari 5 Jenis Makanan Pemicu Dehidrasi

Tim Redaksi,  CNBC Indonesia
17 June 2026 12:25
Asparagus. (AP Photo/Charles Krupa)
Foto: Asparagus. (AP/Charles Krupa)

Jakarta, CNBC Indonesia - Musim kemarau identik dengan cuaca panas dan kelembapan udara yang rendah, Beauties. Kondisi ini membuat tubuh lebih mudah kehilangan cairan sehingga meningkatkan risiko dehidrasi. Selain dipicu oleh cuaca panas, dehidrasi juga dapat terjadi akibat konsumsi beberapa jenis makanan tertentu. Faktanya, ada beberapa makanan yang mendorong tubuh kehilangan lebih banyak cairan atau mengganggu keseimbangan hidrasi.

Karena itu, memilih asupan dengan lebih bijak menjadi hal penting, terutama saat cuaca sedang terik. Berikut lima jenis makanan yang sebaiknya kamu hindari karena berpotensi memicu dehidrasi. Yuk, simak selengkapnya!

1. Daging Olahan
Meskipun daging olahan seperti sosis, kornet, atau nugget praktis dan mudah dimasak, sebaiknya hindari mengonsumsinya terlalu sering. Hal ini karena daging olahan umumnya mengandung natrium dalam jumlah tinggi.

Kandungan natrium yang tinggi dapat menarik air keluar dari sel-sel tubuh melalui proses osmosis sehingga memicu rasa haus yang lebih intens. Jika tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup, kondisi tersebut bisa meningkatkan risiko tubuh mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi.

2. Makanan Pedas
Meskipun makanan pedas tidak secara langsung menyebabkan dehidrasi, makanan ini memicu tubuh kehilangan lebih banyak cairan melalui keringat. Pasalnya, makanan pedas mengandung capsaicin, yaitu senyawa dalam cabai yang memberikan sensasi pedas.

Capsaicin mengaktifkan reseptor di mulut dan tenggorokan. Kondisi ini membuat tubuh merespons seolah-olah sedang kepanasan dan menghasilkan lebih banyak keringat, Beauties.

3. Camilan Manis
Mengonsumsi camilan manis memang bisa membuat suasana hati membaik. Namun, makanan manis seperti permen atau kue juga berpotensi memicu dehidrasi, lho. Asupan gula yang tinggi dapat meningkatkan kadar gula darah dan mengganggu keseimbangan cairan di dalam tubuh, Beauties.

Saat kadar gula dalam aliran dalam terlalu tinggi, tubuh akan menarik cairan dari sel dan meningkatkan produksi urine untuk membuang kelebihan gula serta menjaga keseimbangan cairan.

4. Acar
Acar termasuk salah satu makanan yang berpotensi memicu dehidrasi, Beauties. Makanan ini umumnya mengandung natrium dalam jumlah tinggi. Jika ingin menjadikannya sebagai pelengkap hidangan, pilihan acar dengan kandungan natrium yang lebih rendah agar asupan garam tetap terjaga dan rasa asinnya tidak berlebihan.

5. Asparagus
Asparagus merupakan sayuran rendah kalori yang kaya akan berbagai nutrisi, seperti vitamin K, folat, serat, dan antioksidan. Sayuran hijau ini juga cukup mudah diolah, mulai dari ditumis, direbus, hingga dipanggang.

Meski menyehatkan, asparagus mengandung asparagin, senyawa yang memiliki efek diuretik sehingga bisa mendorong tubuh memproduksi lebih banyak urine. Selain membuat urine memiliki aroma yang menyengat pada sebagian orang, efek tersebut juga berpotensi meningkatkan kehilangan cairan. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena asparagus tetap aman dikonsumsi selama tidak berlebihan dan diimbangi dengan asupan cairan yang cukup.

Artikel selengkapnya >>> Klik di sini

(miq/miq) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Jabodetabek Lagi Panas 'Membara', Waspada Heat Stress hingga Dehidrasi


Most Popular
Features