Erling Haaland Dkk Bawa 300 Kg Ikan ke Piala Dunia, Kenapa?

Fergi Nadira,  CNBC Indonesia
15 June 2026 08:45
Erling Haaland merayakan gol keduanya untuk Manchester City dalam laga Liga Primer melawan Manchester United di Etihad Stadium, Manchester, 14 September 2025. (REUTERS/Phil Noble)
Foto: Erling Haaland dari Timnas Norwegia (REUTERS/Phil Noble)

Jakarta, CNBC Indonesia - Timnas Norwegia membawa persiapan yang tidak biasa di Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Demi menjaga performa para pemain tetap optimal, termasuk bintang utama Erling Haaland dan Martin Odegaard, federasi sepak bola Norwegia mengirim lebih dari 1 ton makanan tradisional dari kampung halaman mereka ke Amerika Serikat.

Laporan menyebutkan Norwegia membawa sekitar 300 kilogram ikan, 116 kilogram keju khas Norwegia, serta 6.000 buah jeruk ke markas tim selama turnamen berlangsung. Jika dihitung secara keseluruhan, total logistik makanan yang dibawa mencapai lebih dari 1.000 kilogram.

Langkah tersebut bukan semata-mata untuk memenuhi selera para pemain. Tim pelatih dan staf pendukung percaya makanan yang sudah akrab dengan keseharian pemain dapat membantu menjaga rutinitas dan kenyamanan selama menjalani turnamen besar yang berlangsung jauh dari negara asal.

"Kami ingin menggunakan bahan-bahan terbaik dari Norwegia yang menurut kami paling berkualitas. Bisa menyajikannya saat momen yang sangat penting seperti ini merupakan sesuatu yang kami banggakan," ujar koki tim Norwegia, Aron Espeland dikutip dari Yahoo News, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, menjaga pola makan yang sudah dikenal pemain menjadi bagian penting dalam mengurangi gangguan selama kompetisi berlangsung. Turnamen internasional sering kali menghadirkan tantangan tambahan seperti perjalanan jauh, cuaca berbeda, kehidupan hotel, hingga perubahan rutinitas latihan.

Sehingga membawa makanan khas sendiri dianggap sebagai langkah praktis untuk membantu pemain beradaptasi lebih cepat dan tetap fokus pada pertandingan.

Bukan Sekadar Gimmick

Kisah logistik makanan Norwegia menjadi sorotan karena tim ini datang ke Piala Dunia bukan sekadar pelengkap peserta. Setelah absen selama hampir tiga dekade sejak tampil di Piala Dunia 1998, Norwegia akhirnya kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia dengan generasi emas yang dipimpin Haaland dan Odegaard.

Perjalanan mereka menuju Piala Dunia juga terbilang impresif. Norwegia dilaporkan menyapu bersih delapan pertandingan kualifikasi dengan kemenangan, mencetak 37 gol, sementara Haaland mengoleksi 16 gol selama fase kualifikasi.

Catatan tersebut membuat perhatian terhadap detail, termasuk urusan makanan, dipandang sebagai bagian dari upaya serius meningkatkan performa tim.

Bagi Norwegia, setiap aspek kecil dianggap bisa memberi keuntungan kompetitif. Makanan yang familiar, rutinitas yang terjaga, dan minimnya distraksi diyakini dapat membantu para pemain tampil lebih nyaman saat turun ke lapangan.

Ini bukan kali pertama atlet Norwegia menjadi sorotan karena urusan logistik makanan. Pada ajang 2018 Winter Olympics, delegasi Norwegia sempat viral setelah terjadi kesalahan pemesanan telur. Saat itu mereka bermaksud memesan 1.500 butir telur, namun yang datang justru 15.000 butir.

Meski berbeda kasus, peristiwa tersebut menunjukkan perhatian besar terhadap kebutuhan makanan atlet sudah lama menjadi bagian dari persiapan olahraga Norwegia.

Kini, fokus mereka adalah memastikan Haaland, Odegaard, dan rekan-rekannya dapat menjalani Piala Dunia dengan kondisi senyaman mungkin. Sebab bagi Norwegia, makanan bukanlah bintang utama. Yang terpenting adalah memastikan tidak ada faktor di luar lapangan yang mengganggu performa tim saat mengejar prestasi di Piala Dunia 2026.

(hsy/hsy) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Hasil Akhir Brasil Vs Maroko di Piala Dunia 2026: Imbang 1-1


Most Popular
Features