Warga RI Masuk Jajaran Paling Suka Beramal se-Dunia, Ini Buktinya

Wiji Nur Hayat, CNBC Indonesia
Minggu, 14/06/2026 21:52 WIB
Foto: Ilustrasi Donasi. (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - World Giving Report (WGR) 2026 masih menempatkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan filantropi paling menonjol di dunia. Laporan filantropi global ini mencatat rata-rata donasi masyarakat Indonesia 1,55% dari pendapatan, lebih tinggi dari rata-rata donasi global (1,04%) dan mengungguli banyak negara tetangga di Asia Tenggara.

Indonesia juga unggul dalam frekuensi memberi, dimana lebih dari 90% warganya terlibat dalam setidaknya satu bentuk kedermawanan. Temuan ini menegaskan bahwa kekuatan filantropi Indonesia terletak pada partisipasi luas, kedekatan komunitas, serta kepercayaan publik yang perlu terus dijaga melalui tata kelola yang kredibel, transparan, dan akuntabel.

WGR 2026 yang dirilis CAF (Charity Aid Foundation) pada minggu pertama Juni 2026 adalah studi filantropi global yang merupakan pengembangan dari World Giving Index (WGI). Namun, berbeda denganWGI yang berfokus pada rangking dan pengukuran frekuensi tiga aksi berdonasi, WGR menerapkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, serta metode survei mendalam yang melibatkan lebih dari 60.000 responden di 105 negara.


Aspek yang dikaji juga lebih luas dan mendalam, meliputi profil penyumbang, bentuk, jumlah, tujuan, dan motivasi menyumbang, serta norma sosial, rasa percaya, dan rasa kebersamaan yang membentuk budaya kedermawanan. Di Indonesia, kajian ini dilaksanakan bekerja sama dengan Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI).

Jika WGI menobatkan Indonesia sebagai negara paling dermawan selama 7 tahun, WGR yang terbit pertama kali 2025 (WGR 2025) menempatkan Indonesia di peringkat 21. Sementara Laporan WGR 2026 tidak menjelaskan peringkat Indonesia dan hanya menyebutkan posisinya sangat strategis, serta memiliki keunggulan di beberapa kategori menyumbang.

Secara global, laporan ini menunjukkan bahwa 61% orang di dunia memberikan donasi dalam setahun terakhir, turun tipis dari 64% di tahun sebelumnya. Rata-rata warga dunia menyumbangkan sekitar 1 persen dari pendapatan mereka, tetapi angkanya berbeda tajam antarwilayah.

Afrika menjadi kawasan paling dermawan dengan rata-rata donasi 1,6% dari pendapatan, sedangkan Eropa hanya 0,6%. Nigeria tercatat sebagai
negara paling dermawan di dunia dengan rata rata donasi 2,8% dari pendapatan.

Sementara sepuluh besar negara paling dermawan seluruhnya berasal dari Afrika dan Asia, yakni:

  1. Nigeria 2,8%
  2. Ghana 2,4%
  3. Mesir 2,3%
  4. Kenya 2,1%
  5. India 2%
  6. Uganda 1,9%
  7. Pakistan 1,9%
  8. Zambia 1,8%
  9. Tanzania 1,8%
  10. Zimbabwe 1,7%

Data ini menegaskan bahwa kemurahan hati global lebih erat berkaitan dengan solidaritas sosial, nilai budaya, dan rasa komunitas daripada dengan tingkat kemakmuran ekonomi semata.


(wur/wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Meksiko Taklukkan Afrika Selatan 2-0 di Piala Dunia 2026