Bukan Makanan, 10 Hal Ini Diam-Diam Bikin Gula Darah Naik

Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
Jumat, 12/06/2026 13:15 WIB
Foto: Ilustrasi (Photo by Klaus Nielsen from Pexels)
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Banyak orang salah mengira bahwa hanya makanan manis yang bikin gula darah melonjak. Padahal, sejumlah faktor lain yang sering dianggap sepele juga dapat memicu kenaikan glukosa dalam tubuh, bahkan pada orang yang berusaha menjalani pola hidup sehat.

Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa memahami pemicu tersembunyi kenaikan gula darah sangat penting. Ini khususnya bagi penderita diabetes atau mereka yang berisiko mengalami gangguan metabolisme.

Berikut adalah beberapa hal mengejutkan yang terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kadar gula darah Anda secara drastis mengutip CDC.


1. Terbakar sinar matahari

Terbakar sinar matahari (sunburn) dapat menyebabkan gula darah naik karena tubuh menganggapnya sebagai cedera atau stres fisik. Ketika kulit terbakar matahari, terjadi peradangan dan kerusakan jaringan. Sebagai respons, tubuh melepaskan hormon stres. Hormon-hormon ini memberi sinyal kepada hati untuk melepaskan lebih banyak glukosa ke aliran darah agar tubuh memiliki energi untuk proses penyembuhan. Akibatnya, kadar gula darah dapat meningkat.

2. Pemanis buatan

Meski masih diperlukan lebih banyak penelitian, tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemanis buatan dapat meningkatkan gula darah.

3. Kopi

Kafein dalam kopi dapat menyebabkan lonjakan gula darah pada sebagian orang, terutama mereka yang memiliki resistensi insulin. Respons setiap individu bisa berbeda-beda.

4. Kurang tidur

Bagi Anda yang sering begadang, berhati-hatilah. Kurang tidur bahkan hanya untuk satu malam dapat memengaruhi cara tubuh memproses insulin.

Saat Anda kurang tidur, tubuh mengalami stres fisik dan melepaskan hormon kortisol. Hormon ini bertindak sebagai "alarm" yang memicu hati untuk melepaskan lebih banyak glukosa ke dalam aliran darah, sekaligus membuat sel-sel tubuh menjadi lebih kebal terhadap insulin.

5. Melewatkan sarapan

Melewatkan atau menunda sarapan terlalu lama dapat mengganggu ritme metabolisme tubuh dan membuat kadar gula darah menjadi lebih sulit dikendalikan sepanjang hari.

6. Efek Somogyi

Efek Somogyi (sering disebut rebound hiperglikemia) adalah kondisi pada penderita diabetes di mana gula darah turun terlalu drastis pada malam hari, menyebabkan tubuh melepaskan hormon stres yang memicu lonjakan gula darah tinggi di pagi hari.

Kondisi ini sebenarnya merupakan respon alami tubuh terhadap kejadian hipoglikemia atau kadar gula darah yang terlalu rendah pada malam hari atau dini hari. Ketika kadar glukosa dalam darah turun secara drastis di bawah batas normal, tubuh akan berusaha menyelamatkan diri dengan memicu mekanisme pertahanan biologis.

7. Fenomena fajar

Fenomena fajar (dawn phenomenon) adalah lonjakan kadar gula darah secara alami yang terjadi antara pukul 03.00 hingga 08.00 pagi. Kondisi ini terjadi akibat respons hormonal tubuh yang bersiap menghadapi aktivitas hari baru.

8. Dehidrasi

Kurangnya cairan membuat konsentrasi gula dalam darah menjadi lebih tinggi. Minum air yang cukup membantu tubuh mengatur kadar glukosa dengan lebih efektif.

9. Semprotan hidung

Beberapa semprotan hidung di antaranya mengandung bahan kimia yang memicu hati Anda untuk memproduksi lebih banyak gula darah.

10. Penyakit gusi

Hubungan antara penyakit gusi dan gula darah bersifat dua arah. Infeksi gusi yang parah memicu peradangan di seluruh tubuh yang menyebabkan resistensi insulin. Akibatnya, kadar gula darah akan meningkat dan menjadi lebih sulit dikendalikan.


(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Meksiko Taklukkan Afrika Selatan 2-0 di Piala Dunia 2026