Hindari Makanan dan Minuman ini Usai Konsumsi Daging Kambing
Jakarta, CNBC Indonesia - Momen Idul Adha identik dengan berbagai olahan daging kurban, terutama daging kambing yang diolah menjadi sate, gulai, tongseng, hingga kambing bakar.
Di tengah suasana kumpul keluarga dan makan bersama, banyak orang cenderung mengonsumsi daging lebih banyak dari biasanya.
Padahal, setelah makan daging kambing ada beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya tidak langsung dikonsumsi.
Kombinasi yang kurang tepat bisa membuat perut terasa begah, kembung, hingga memicu gangguan pencernaan pada sebagian orang.
Berikut beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari setelah makan daging kambing saat perayaan Idul Adha, seperti dikutip dari News18.
Hindari Produk Susu Setelah Makan Daging Kambing
Produk susu seperti susu, yogurt, dadih, buttermilk, hingga es krim sebaiknya tidak langsung dikonsumsi setelah makan daging kambing. Banyak orang menutup makan besar saat Idul Adha dengan minuman dingin atau dessert berbahan susu.
Padahal, kombinasi daging dan produk susu dapat membuat proses pencernaan terasa lebih berat, terutama bagi orang yang memiliki lambung sensitif. Sebagai alternatif, air hangat atau minuman herbal bisa menjadi pilihan yang lebih aman setelah makan.
Jangan Langsung Minum Teh atau Kopi
Teh dan kopi juga sebaiknya tidak langsung diminum setelah menyantap hidangan daging kurban. Kandungan tanin dalam teh diketahui dapat menghambat penyerapan zat besi dan protein dari makanan.
Akibatnya, perut bisa terasa lebih penuh atau tidak nyaman setelah makan besar. Idealnya, beri jeda sekitar satu jam sebelum mengonsumsi teh atau kopi setelah makan daging kambing.
Batasi Makanan Terlalu Manis
Makanan manis juga tidak dianjurkan langsung dikonsumsi setelah makan daging kambing dalam jumlah banyak. Meski terasa ringan, makanan tinggi gula dapat membuat perut terasa semakin penuh ketika sistem pencernaan masih bekerja mencerna daging.
Karena itu, sebaiknya beri waktu bagi tubuh untuk mencerna makanan utama sebelum mengonsumsi camilan atau dessert manis.
Hindari Makan Daging Terlalu Larut Malam
Saat Idul Adha, banyak orang masih menikmati sate atau gulai hingga malam hari. Padahal, makan daging terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih berat.
Jika makan malam tidak bisa dihindari, usahakan memberi jeda sekitar tiga hingga empat jam sebelum tidur agar tubuh memiliki waktu cukup untuk mencerna makanan.
Perbanyak Air Putih dan Sayuran
Agar tubuh tetap nyaman setelah menikmati hidangan khas Hari Raya Kurban, perbanyak minum air putih dan imbangi konsumsi daging dengan sayuran. Minuman herbal seperti jahe hangat juga dapat membantu meredakan rasa begah setelah makan.
Yang tak kalah penting, hindari makan berlebihan meski hidangan Idul Adha tersedia melimpah. Dengan pola makan yang lebih seimbang, masyarakat tetap bisa menikmati olahan daging kurban tanpa mengganggu kesehatan pencernaan.
(dag/dag) Add
source on Google