Harga Hotel Mencekik Jelang Konser BTS, Kuil Buddha Jadi Alternatif

Fergi Nadira, CNBC Indonesia
Senin, 25/05/2026 14:35 WIB
Foto: BTS memulai tur dunia perdana di Goyang, Seoul, Korea Selatan, Kamis, 9 April 2026. ARMY padati kompleks Goyang Stadium di tengah suhu dingin dan hujan. (CNBC Indoonesia/Fergi Nadira)

Jakarta, CNBC Indonesia - Demam konser BTS kembali memicu lonjakan besar pada sektor pariwisata dan akomodasi. Menjelang rangkaian konser grup K-pop tersebut, sejumlah kuil Buddha di Busan, Korea Selatan mulai membuka pintu bagi para penggemar atau ARMY yang kesulitan mendapatkan hotel dengan harga terjangkau.

Mengutip Independent, konser pada 12 dan 13 Juni tersebut merupakan bagian dari tur pertama BTS sejak ketujuh anggota menyelesaikan wajib militer di negara mereka.

Grup yang beranggotakan RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jung Kook ini telah vakum sejak 2022, dan comeback pada Maret 2026 dengan album baru mereka, Arirang.


Menurut kantor berita negara Yonhap, kuil-kuil di Busan, seperti Beomeo, Naewonjeong, Hongbeop, dan Seonam, serta tempat-tempat ibadah di kota-kota terdekat seperti Changwon, Yangsan, dan Miryang membuka ruang bagi pengunjung selama akhir pekan konser.

Temple stay adalah program budaya yang diselenggarakan oleh kuil-kuil Buddha di mana pengunjung menginap semalaman di lingkungan kuil. Selama di sana, pengunjung juga bisa berpartisipasi dalam kegiatan kuil seperti meditasi, upacara keagamaan, makanan vegetarian, dan kehidupan komunal.

Program ini pertama kali dimulai selama Piala Dunia sepak bola 2002 untuk memperkenalkan budaya Buddha Korea kepada para pengunjung dan kemudian menjadi populer di kalangan wisatawan.

Para pengunjung konser yang menggunakan program akomodasi kuil wajib mengikuti waktu check-in dan check-out yang telah ditentukan serta mematuhi pedoman hidup komunal karena tempat tersebut digunakan oleh para biksu. Aturan umum lainnya untuk menginap di kuil termasuk mengenakan seragam dan menjaga ketenangan.

Inisiatif terbaru ini dikoordinasikan oleh Korps Kebudayaan Buddhisme Korea, yang menyatakan bahwa kuil-kuil akan menyediakan tempat menginap bagi pengunjung. Bahkan beberapa lokasi juga menyediakan makanan dan kesempatan untuk mendalami praktik-praktik Buddhis dan budaya Korea.

"Konser BTS di Busan merupakan daya tarik budaya utama bagi penggemar dari seluruh dunia. Kami berharap dapat berbagi semangat kemurahan hati dan keramahan yang diwujudkan oleh kuil-kuil, dan membantu pengunjung meninggalkan Busan dengan kenangan indah," kata Korps Kebudayaan Buddhisme Korea.

Harga akomodasi di kota-kota seperti Seoul, Goyang, dan Busan meningkat pesat sejak tanggal konser BTS diumumkan pada Januari lalu.

Pemerintah kota Busan menerima lebih dari 90 pengaduan selama Januari saja terkait dugaan praktik penetapan harga yang tidak wajar dan pembatalan pemesanan.

Sebuah penginapan yang biasanya mengenakan biaya 70.000 won (Rp 822 ribu) per malam pada Februari dilaporkan memasang harga untuk kamar yang sama sebesar 600.000 won (Rp 7 juta) selama akhir pekan konser. Akomodasi tipe studio yang biasanya berharga 57.000 won (Rp 600 ribu) terdaftar dengan harga 3 juta won (Rp 35 juta).


(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Persib Raih Juara Liga Indonesia, ke-3 Kalinya Secara Beruntun