Pendiri 7-Eleven Meninggal Usia 93 Tahun Kena Gagal Jantung

Tim Redaksi, CNBC Indonesia
Senin, 25/05/2026 12:46 WIB
Foto: Toshifumi Suzuki (REUTERS/Yuya Shino/File Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Toshifumi Suzuki, pendiri 7-Eleven Jepang, meninggal dunia karena gagal jantung pada 18 Mei, menurut pernyataan Seven & i Holdings pada Senin (25/5/2026). Suzuki meninggal di usia 93 tahun.

Lahir di Nagano pada 1932, Suzuki sempat bekerja di sebuah perusahaan grosir buku. Meskipun banyak yang skeptis pada saat itu, Suzuki lalu bermitra dengan Southland Corp, operator 7-Eleven di AS, untuk meluncurkan 7-Eleven Jepang pada 1973. Dia membuka toko pertamanya di Tokyo pada 1974.

Mengutip laporan Reuters, ia mempelopori penggunaan data untuk menyesuaikan inventaris dan membangun model bisnis yang berpusat pada makanan siap saji. Bisnis yang dia bangun berhasil merevolusi toko serba ada di Jepang.


Suzuki juga memimpin restrukturisasi dan penyelamatan Southland yang sukses pada awal tahun 1990-an setelah perusahaan induk 7-Eleven mengajukan kebangkrutan karena utang besar.

Suzuki kemudian mendirikan Seven & i Holdings pada 2005 dan berhasil mengukuhkan diri menjadi konglomerat ritel.

Sebagai seorang yang gemar membaca buku, ia mengundurkan diri sebagai chairman pada 2016 setelah perselisihan manajemen. Meski begitu, Suzuki tetap menjadi tokoh berpengaruh di industri ritel Negeri Sakura. Ia bahkan dijuluki sebagai bapak toko serba ada di Jepang. 


(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Persib Raih Juara Liga Indonesia, ke-3 Kalinya Secara Beruntun