Ahli Ungkap Air Comberan Jadi Sumber Kanker dan Virus Berbahaya
Jakarta, CNBC Indonesia - Studi baru mendeteksi semua virus penyebab kanker utama pada manusia berasal dari air limbah, termasuk air comberan.
Studi yang diterbitkan dalam jurnal Applied and Environmental Microbiology itu menganalisis sampel air limbah yang dikumpulkan pada Mei 2022 hingga Mei 2025 di lebih dari 40 lokasi di 16 kota di Texas, AS. Sampel air limbah yang dikumpulkan mencakup sekitar 25% populasi di Texas.
Untuk analisis tersebut, mereka menggunakan teknologi pengurutan genetik canggih yang dikenal sebagai "hybrid-capture", yang mampu mengidentifikasi secara simultan lebih dari 3.000 virus manusia yang dikenal dan kemungkinan mutasi baru melalui satu tes.
Menurut penulis studi, virus onkogenik menjadi penyebab atas sekitar 1 dari 5 kasus kanker di seluruh dunia. Di antara yang paling terkenal adalah human papillomavirus (HPV), yang terkait dengan kanker serviks dan tenggorokan, dan virus hepatitis B dan C, yang terkait dengan karsinoma hati.
"Virus onkogenik dapat menyebabkan sekitar satu dari lima kasus kanker di seluruh dunia," jelas Anthony Maresso, profesor virologi molekuler dan mikrobiologi, dikutip dari Euronews.
"Karena infeksi ini seringkali tidak menunjukkan gejala selama bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun, banyak orang tidak menyadari bahwa mereka terinfeksi sampai tumor berkembang. Hal ini membuat sangat sulit untuk menerapkan intervensi pencegahan dini."
Analisis air diketahui mendeteksi semua virus onkogenik utama yang hingga saat ini, termasuk HPV, virus hepatitis B dan C, virus polio terkait kanker, virus Epstein-Barr, dan virus herpes yang terkait dengan sarkoma Kaposi.
Para peneliti juga mengamati peningkatan signifikan dalam keberadaan beberapa virus onkogenik selama tiga tahun pemantauan. Secara khusus, HPV, virus Epstein-Barr, dan beberapa virus polio menunjukkan peningkatan yang nyata setelah 2024.
Menurut tim, penyebab peningkatan ini belum jelas, tetapi mungkin terkait dengan dimulainya kembali traveling, kontak antarmanusia yang lebih sering, dan berakhirnya langkah-langkah untuk mencegah penularan virus yang dimulai selama pandemi Covid-19.
"Studi kami menunjukkan bahwa virus yang terkait dengan tumor dapat diselamatkan melalui air limbah," simpul Maresso. "Temuan ini membuka peluang baru untuk lebih memahami hubungan antara virus-virus ini dan populasi manusia serta untuk mengembangkan strategi kesehatan masyarakat yang lebih efektif."
(hsy/hsy) Add
source on Google