Musim lelang musim semi di New York City resmi dimulai pada (14/5) dengan sederet karya seni bernilai tinggi dari maestro dunia seperti Mark Rothko, Jean-Michel Basquiat, Pablo Picasso, dan Vincent van Gogh menjadi sorotan utama pasar seni internasional. (Tangkapan Layar Youtube/Sotheby's)
Rumah lelang Sotheby's menempatkan lukisan karya Rothko tahun 1957 sebagai bintang utama dalam penjualan seni kontemporer. (Tangkapan Layar Video Reuters/)
Dikutip dari Sotheby's, lelang tersebut dipimpin karya Mark Rothko berjudul Brown and Blacks in Red yang terjual seharga 85,8 juta USD atau sekitar Rp1,5 triliun, sekaligus menjadi harga tertinggi kedua untuk karya sang seniman di ajang lelang. Secara keseluruhan, total penjualan malam itu mencapai 433,1 juta USD atau sekitar Rp7,6 triliun. (Facebook/sothebys)
Kepala penjualan malam kontemporer Sotheby’s, Lucius Elliott, menyebut karya itu sebagai salah satu lukisan Rothko terbaik yang dilelang dalam beberapa tahun terakhir. (Tangkapan Layar Youtube/Sotheby's)
Selain Rothko, karya Basquiat berjudul “Museum Security (Broadway Meltdown)” juga menjadi perhatian kolektor. Lukisan tahun 1983 itu diperkirakan bernilai lebih dari 45 juta dolar AS. Elliott mengatakan karya tersebut berasal dari periode penting dalam karier Basquiat ketika namanya mulai mendapat pengakuan luas dan masuk ke ruang-ruang museum besar. (Dok. Sotheby's)
Pada penjualan seni modern yang dimulai 19 Mei, karya Picasso “Arlequin Buste” diprediksi terjual lebih dari 40 juta dolar AS. Lukisan yang dibuat pada 1909 itu dianggap berasal dari fase penting ketika Picasso mulai mengembangkan gaya Kubisme yang kemudian menjadi tonggak sejarah seni modern. (Tangkapan Layar Youtube/Sotheby's)
Sementara itu, lukisan cat air Van Gogh dari Arles tahun 1888 juga masuk dalam daftar unggulan lelang. Kepala penjualan utama seni modern Sotheby’s, Allegra Bettini, menyebut karya tersebut sangat langka karena Van Gogh hanya membuat sedikit lukisan cat air selama berada di Arles, periode yang dianggap sebagai masa munculnya gaya dewasa sang seniman. (Tangkapan Layar Youtube/Sotheby's)
Para spesialis lelang menilai pasar seni global menunjukkan permintaan kuat dalam beberapa bulan terakhir. Hasil penjualan di New York, London, Hong Kong, dan Paris disebut tetap solid, mencerminkan tingginya minat terhadap karya seni modern dan kontemporer bernilai tinggi. Penjualan Sotheby’s kali ini pun diperkirakan kembali menjadi tolok ukur kekuatan pasar seni dunia. (Tangkapan Layar Video Reuters/)