Jumlah Loker Sentuh Level Terendah, Pengangguran Merana

Tim Redaksi, CNBC Indonesia
Selasa, 19/05/2026 14:15 WIB
Foto: Ilustrasi cari kerja/ Ilham

Jakarta, CNBC Indonesia - Jumlah lowongan pekerjaan di Inggris turun ke level terendah dalam lima tahun terakhir. Adapun sektor yang mengalami penurunan terbesar adalah perhotelan dan ritel.

Menurut Kantor Statistik Nasional (ONS) Inggris, yang dikutip dari BBC, tingkat pengangguran sedikit meningkat menjadi 5% dalam tiga bulan hingga Maret, dari sebelumnya 4,9%. 

Direktur statistik ekonomi ONS, Liz McKeown, mengatakan angka terbaru tersebut "menunjukkan pasar tenaga kerja tetap lemah, dengan lowongan pekerjaan berada pada level terendah dalam lima tahun dan pengangguran lebih tinggi daripada tahun lalu".


Bagaimana dengan kondisi di Indonesia?

Data dari platform pencari kerja Jobstreet, yang dirilis pada akhir 2026 lalu, menunjukkan ada gap yang besar antara lowongan pekerjaan yang tersedia dengan jumlah pencari kerja. 

Rata-rata satu iklan lowongan kerja dapat menerima sekitar 500 hingga 600 lamaran dari pencari kerja. Persaingan tersebut bahkan bisa jauh lebih ketat untuk posisi umum di perusahaan besar. Dalam beberapa kasus, jumlah pelamar bisa mencapai ribuan orang.

"Bayangkan kalau satu HR tidak hanya membuka satu posisi. Banyak perusahaan bisa memasang hingga puluhan lowongan dalam satu tahun. Artinya mereka harus memproses ribuan CV," ujar Acting Sales Director Indonesia Ethika Santi. 

Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 7,24 juta orang atau 4,68% pada periode Februari 2026. Tingkat pengangguran tertinggi adai di Provinsi Papua dengan angka 7,0%. 


(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Barcelona Jadi Juara Liga Spanyol Usai "Bantai" Real Madrid 2-0