Daftar Kota Dunia yang Paling Nyaman untuk Pejalan Kaki, Ada Oslo

Fergi Nadira,  CNBC Indonesia
22 April 2026 14:52
Kedai Kopi Tim Wendelboe, Oslo, Norwegia. Instagram/timwendelboe
Foto: Salah satu sudut di Kota Oslo, Norwegia. (Instagram/timwendelboe)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kota besar identik dengan macet dan ketergantungan pada kendaraan. Namun survei terbaru justru menunjukkan sebaliknya, sejumlah kota di dunia kini semakin ramah bagi pejalan kaki.

Berdasarkan survei global terhadap sekitar 24.000 warga kota 2026, daftar ini disusun dari penilaian langsung penduduk soal kemudahan menjelajahi kota dengan berjalan kaki. Hasilnya, beberapa kota besar dunia justru masuk peringkat teratas.

Berikut daftar kota paling "walkable" di dunia 2026, dilansir dari Time Out, Rabu (22/4/2026):

1. Seoul (93%)

Meski termasuk kota besar dengan populasi padat, Seoul dinilai sangat ramah pejalan kaki. Kota ini aman dijelajahi siang dan malam, serta memiliki banyak kawasan seperti Myeongdong, Insadong, dan Hongdae yang bisa dinikmati hanya dengan berjalan kaki.

Infrastruktur seperti Seoullo 7017 dan Cheonggyecheon Stream juga memperkuat pengalaman berjalan kaki di pusat kota.

2. Edinburgh (93%)

Kota ini dikenal dengan lanskap berbukit dan jalan berbatu, namun justru itulah daya tariknya. Banyak destinasi utama seperti kastil dan kawasan Old Town bisa dijangkau dalam waktu 15 menit berjalan kaki.

3. New York City (91%)

Kota ini memang padat, tapi sistem grid yang rapi membuatnya mudah dijelajahi. Manhattan hingga Brooklyn memiliki jalur yang terstruktur, termasuk akses pedestrian seperti Brooklyn Bridge.

4. Copenhagen (90%)

Kota ini relatif datar, aman, dan memiliki jalur khusus pejalan kaki yang jelas. Jalan Strøget menjadi salah satu kawasan pedestrian terpanjang di Eropa yang bebas kendaraan.

5. Oslo (89%)

Oslo mengurangi penggunaan mobil di pusat kota. Program kota bebas mobil membuat area pusat menjadi lebih nyaman dan aman bagi pejalan kaki.

6. Stockholm (88%)

Terdiri dari banyak pulau, Stockholm tetap mudah dijelajahi, jembatan dan jalur pedestrian yang baik. Sebagian besar warga tinggal di area yang semua kebutuhannya bisa dijangkau dalam 15 menit berjalan kaki.

7. Paris (88%)

Paris mengurangi lalu lintas mobil dalam dua dekade terakhir. Hasilnya, kota ini kini lebih ramah pejalan kaki dengan ratusan jalan khusus dan ruang publik yang lebih hidup.

8. Singapore (86%)

Kota ini unggul dengan jalur pejalan kaki beratap yang melindungi dari panas dan hujan. Konsep ini sudah lama diterapkan dalam arsitektur kawasan Asia Tenggara.

9. Helsinki (85%)

Kota ini fokus pada kenyamanan pejalan kaki. Jalur seperti Baana, bekas rel kereta yang diubah jadi jalur bebas kendaraan, jadi contoh inovasi transportasi ramah пеш.

10. Kraków (83%)

Kawasan kota tua Kraków bebas kendaraan. Area wisata utama seperti Old Town dan Kazimierz bisa dijelajahi пеш tanpa gangguan lalu lintas.

Tren kota ramah pejalan kaki ini menunjukkan perubahan cara hidup masyarakat global. Selain lebih sehat, kota dengan akses yang baik juga dinilai lebih nyaman, bersih, dan punya kualitas hidup lebih tinggi.

Kota Lain yang Masuk Daftar

Selain 10 besar, berikut kota lain yang juga dinilai ramah pejalan kaki:

- Riga, Latvia (83%)
- Vienna, Austria (83%)
- Amsterdam, Belanda (81%)
- Tallinn, Estonia (80%)
- Zurich, Swiss (79%)
- Taipei, Taiwan (79%)
- Vancouver, Kanada (78%)
- Macau, China (78%)
- Melbourne, Australia (76%)
- Munich, Jerman (75%)

(miq/miq) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article 10 Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026, Ada Tetangga RI


Most Popular
Features