GERD Kambuh? Ini 13 Makanan yang Harus Dihindari

Thea Arbar, CNBC Indonesia
Senin, 20/04/2026 07:15 WIB
Foto: Hans Martin Paul via Pixabay

Jakarta, CNBC Indonesia — Asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) menjadi salah satu gangguan pencernaan yang cukup umum. Saat kambuh, kondisi ini dapat memicu rasa nyeri di ulu hati, sensasi terbakar di dada (heartburn), hingga mual dan muntah.

Kondisi ini kerap dipicu oleh pola makan yang tidak tepat, stres, hingga kebiasaan seperti merokok. Karena itu, mengatur asupan makanan menjadi kunci penting untuk mencegah asam lambung naik.

Sejumlah jenis makanan diketahui dapat memperparah gejala karena memicu produksi asam berlebih atau melemahkan katup kerongkongan (LES). Berikut 13 makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari penderita GERD, dirangkum dari berbagai sumber kesehatan:


1. Makanan yang Digoreng

Makanan gorengan cenderung tinggi lemak dan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Kondisi ini membuat lambung memproduksi lebih banyak asam. Selain itu, lemak dapat melemahkan katup LES sehingga asam lebih mudah naik ke kerongkongan.

2. Buah Jeruk

Meski kaya vitamin C, buah jeruk seperti lemon, jeruk nipis, dan jeruk bali bersifat asam. Kandungan ini bisa merangsang produksi asam lambung berlebih, terutama saat perut sensitif.

3. Cokelat

Cokelat memang populer sebagai camilan penambah mood. Namun, konsumsi berlebihan dapat memicu refluks karena dapat membuat otot katup kerongkongan menjadi lebih rileks, sehingga asam mudah naik.

4. Minuman Bersoda

Minuman berkarbonasi dapat menyebabkan perut kembung. Tekanan di dalam perut yang meningkat ini berisiko mendorong asam lambung naik ke kerongkongan.

5. Kopi

Kafein dalam kopi diketahui dapat merangsang produksi asam lambung. Konsumsi berlebihan, termasuk dari teh berkafein, bisa memperparah gejala GERD.

6. Alkohol

Alkohol dapat meningkatkan produksi gas di lambung, memicu kembung, dan memperparah heartburn. Selain itu, alkohol juga dapat mengiritasi saluran pencernaan.

7. Makanan Pedas

Makanan pedas sering menjadi pemicu utama GERD. Sebuah studi menunjukkan lebih dari separuh penderita GERD mengaku gejala mereka kambuh setelah mengonsumsi makanan pedas.

8. Camilan Ultra-Olahan

Makanan ultra-olahan yang tinggi garam, lemak, serta bahan tambahan seperti pengawet dan pewarna buatan, berisiko meningkatkan gangguan pencernaan. Pola makan seperti ini dikaitkan dengan risiko GERD yang lebih tinggi.

9. Tomat dan Olahannya

Tomat mengandung asam malat dan sitrat yang dapat merangsang produksi asam lambung. Produk olahan seperti saus tomat dan saus pasta juga memiliki efek serupa.

10. Teh Peppermint

Meski sering dianggap menenangkan pencernaan, teh peppermint justru dapat memperburuk GERD. Minuman ini dapat membuat LES lebih rileks sehingga asam lebih mudah naik.

11. Jus Buah Asam

Jus dari buah-buahan asam seperti jeruk atau tomat tetap memiliki sifat yang memicu produksi asam lambung, bahkan dalam bentuk cair yang lebih cepat diserap.

12. Daging Berlemak

Daging dengan kandungan lemak tinggi membutuhkan waktu cerna lebih lama. Hal ini meningkatkan produksi asam dan memperbesar risiko refluks.

13. Pizza

Pizza menjadi kombinasi "sempurna" pemicu GERD: saus tomat yang asam, topping daging berlemak, serta kadar garam tinggi pada adonan. Kombinasi ini dapat memicu lonjakan asam lambung.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Gugur di Fase Grup, Timnas U-17 Gagal ke Semifinal Piala AFF