Sabrina Carpenter Minta Maaf usai Bilang Budaya Arab Aneh di Coachella

Tim Redaksi,  CNBC Indonesia
13 April 2026 16:10
Sabrina Carpenter tampil di panggung utama Coachella 2026 pada Minggu, 12 April 2026. (Tangkapan Layar Youtube/Coachella)
Foto: Sabrina Carpenter tampil di panggung utama Coachella 2026 pada Minggu, 12 April 2026. (Tangkapan Layar Youtube/Coachella)

Jakarta, CNBC Indonesia - Penyanyi Sabrina Carpenter meminta maaf setelah menyebut suara zaghrouta (siulan bernada tinggi yang menjadi ekspresi kegembiraan dalam sejumlah budaya Arab) "aneh" saat tampil sebagai headliner di Coachella. 

Melalui unggahan di platform X pada Sabtu, Carpenter menjelaskan bahwa saat itu ia tidak melihat langsung penggemar yang bersorak dan juga tidak mendengar dengan jelas. "Reaksi saya murni karena bingung dan sedikit sarkasme, tanpa niat buruk," tulisnya.

Ia pun mengakui seharusnya bisa merespons situasi tersebut dengan lebih baik. "Sekarang saya sudah tahu apa itu zaghrouta. Mulai sekarang, semua bentuk sorakan-termasuk yodel-saya sambut," tambahnya.

Zaghrouta merupakan vokalisasi khas yang umum ditemui di Timur Tengah dan sebagian wilayah Afrika. Suara bergetar yang nyaring ini biasanya digunakan untuk mengekspresikan kegembiraan, terutama dalam acara seperti pernikahan atau perayaan penting lainnya.

Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan Sabrina tampak bingung dan tidak senanga setelah mendengar suara zaghroutamdi antara penonton saat berada di atas panggung Coachella. "Apakah itu yang kalian lakukan? Aku tidak menyukainya," katanya.

Sebagian pengguna media sosial menyebut aksi tersebut sebagai ejekan terhadap budaya Arab.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Dengan Wajah Pucat, Gus Elham Kembali Minta Maaf dan Akui Khilaf


Most Popular
Features