7 Manfaat Pelihara Kucing di Rumah, Sudah Terbukti Secara Ilmiah

Redaksi,  CNBC Indonesia
04 April 2026 18:00
Penjahit Fredi Lugina Priadi menjahit pesanan kostum karakter di Parung Bogor, Jawa Barat, Jumat 15/1/2021. 

Fredi membuat berbagai pakaian kucing mulai dari pakaian yang mirip dengan pakaian manusia, sampai pakaian karakter seperti saat cosplay. Fredi juga menambahkan aksesoris pelengkap penampilan kucing seperti topi, tas, dan berbagai aksesoris lainnya. Ia juga menambahkan tangan boneka yang berbentuk seperti kaki kucing pada bagian lengan kostum. Ia memulai usaha nya sejak 2017 lalu "Awalnya saya membuka usaha konveksi di 2017, kemudian ada ide dari keponakan saya untuk membuat kostum unik untuk kucing". Sejak menjual kostum karakter kucing yang ia jual lewat marketplace 3 tahun lalu, Fredi mengaku mendapat omset hingga 3-5 juta perbulan dengan harga setiap pakaiannya Rp 30 ribu sampai Rp 1,5 Juta tergantung bahan dan kesulitan desain.  (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Foto: Ilustrasi Kucing (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Kucing merupakan hewan menggemaskan yang tingkah lakunya kerap mengundang tawa. Banyak orang membagikan konten perilaku kucing yang cuek namun perhatian di media sosial.

Selain menggemaskan dan unik, ternyata kucing juga membawa banyak manfaat lain bagi pemiliknya. Bahkan, manfaat kucing yang banyak sudah dibuktikan dalam sejumlah penelitian.

Berikut adalah 7 manfaat memiliki hewan peliharaan menurut sejumlah studi:

1. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Hasil penelitian di Australia yang melibatkan 5741 subjek menemukan bahwa pemilik hewan peliharaan cenderung memiliki tekanan darah yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki hewan peliharaan dengan profil sosioekonomi dan indeks massa tubuh yang sama.

2. Menurunkan Stres

Menyentuh atau memeluk kucing bisa merangsang pelepasan endorfin, hormon alami yang mengurangi sensasi nyeri dan meningkatkan suasana hati. Selain itu, merawat kucing dan bermain dengannya dapat memberikan kesempatan untuk aktivitas fisik, yang dapat meningkatkan tingkat energi dan membantu mengurangi gejala fisik stres.

3. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Memelihara kucing juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Studi yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Universitas Minnesota, Amerika Serikat, menemukan bahwa orang-orang yang tidak memelihara kucing memiliki risiko meninggal dunia terkena penyakit jantung sekitar 30-40% dibandingkan orang yang memelihara kucing.

Studi ini melakukan pengamatan selama satu dekade (10 tahun) dengan sampel pengamatan sebanyak 4.435 orang.

4. Membantu Anak Penderita Autisme

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Missouri, Amerika Serikat, menunjukkan interaksi sosial anak penderita autisme mengalami peningkatan signifikan ketika mereka dikelilingi oleh hewan peliharaan.

Hampir setengah dari jumlah keluarga yang diteliti memiliki kucing sebagai hewan peliharaan. Orang tua dalam keluarga-keluarga tersebut melaporkan adanya ikatan emosional yang kuat antara mereka dan anak-anak mereka.

5. Menyembuhkan Nyeri Tulang, Sendi, dan Otot

Kucing sering kali mengeluarkan suara seperti mendengkur atau sering disebut purring. Suara dengkuran ini memiliki kemampuan penyembuhan bagi nyeri tulang dan otot manusia. Ini terkait dengan frekuensi getaran dengkuran kucing yang berada pada kisaran 20-140 hz.

6. Membantu Kesehatan Mental

Berinteraksi dengan hewan peliharaan, termasuk kucing, bisa memicu pelepasan hormon oksitosin dalam tubuh manusia. Hormon oksitosin sering disebut sebagai hormon cinta dan koneksi sosial.

Riset mengungkapkan bahwa saat seseorang berinteraksi dengan kucing, terjadi peningkatan kadar oksitosin dalam darah. Ini dapat berkontribusi pada peningkatan perasaan relaksasi dan kebahagiaan.

Penelitian yang dilakukan oleh Allen et al. (2020) menunjukkan bahwa bermain dengan kucing selama sesi terapi dapat mengurangi tingkat kortisol dan hormon stres dalam tubuh manusia.

Para partisipan yang berinteraksi dengan kucing mengalami penurunan signifikan dalam tingkat kecemasan dan merasa lebih rileks. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan kucing dapat membantu menurunkan respons stres dan mengurangi tekanan psikologis yang dirasakan.

7. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Memelihara kucing bisa membantu melindungi anak-anak dari risiko sejumlah penyakit, seperti infeksi, alergi, dan gangguan pernapasan.

Penelitian terhadap anjing dan kucing menunjukkan bahwa anak-anak yang berinteraksi dengan kedua hewan peliharaan ini sejak usia dini memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat, terutama dalam menghadapi gangguan pernapasan.

Nah, itu dia beragam manfaat memelihara kucing di rumah. Semoga informasi ini bermanfaat!

(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Terbukti Secara Ilmiah, Ini 7 Manfaat Pelihara Kucing di Rumah


Most Popular
Features