Menkes BGS Tantang Gak Langsung Main HP Saat Bangun Tidur, Efeknya ini

Fergi Nadira, CNBC Indonesia
Rabu, 01/04/2026 13:07 WIB
Foto: Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kebiasaan kecil yang sering dianggap sepele ternyata bisa berdampak besar pada kondisi mental. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS) mengingatkan bahaya langsung bermain ponsel sesaat setelah bangun tidur.

Dalam program Budi Gemar Sharing (BGS) di Instagram, Budi menyoroti kebiasaan banyak orang yang begitu membuka mata langsung mencari ponsel, bahkan sebelum beraktivitas lain. Menurutnya, kondisi ini bisa menjadi masalah karena otak belum sepenuhnya siap menerima informasi.

"Pas bangun kita langsung lihat HP, ada segala macam informasi, ada yang bagus, ada yang jelek, itu nanti akan membebani otak kita yang baru bangun," ujar Budi dikutip dari reel Instagram @bgsadikin, Rabu (1/4/2026).

Ia menjelaskan, otak manusia membutuhkan waktu untuk beradaptasi setelah bangun tidur, layaknya mesin yang perlu pemanasan. Jika langsung dibombardir notifikasi dan informasi, hal ini berisiko membuat seseorang sulit fokus dan memicu stres sepanjang hari.

Budi pun mengajak masyarakat mencoba tantangan sederhana seperti tidak menyentuh ponsel selama 30 menit pertama setelah bangun tidur. Sebagai gantinya, ada sejumlah aktivitas yang disarankan untuk membantu tubuh dan pikiran lebih siap menjalani hari.

"30 menit pertama bisa mulai dari merapikan tempat tidur, membuka jendela agar mendapat sinar matahari pagi, hingga minum segelas air putih," kata Budi.

Selain itu, waktu tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk meninjau rencana kegiatan harian secara perlahan agar suasana hati lebih stabil. Budi menekankan, kebiasaan kecil di pagi hari bisa berpengaruh besar terhadap produktivitas dan kondisi mental seseorang.

"Bahkan, rasa stres yang sering muncul bisa jadi bukan hanya karena pekerjaan, tetapi dipicu dari pola bangun tidur yang kurang sehat," tutup Budi di video teresbut.



(miq/miq) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Bisnis Klinik Estetika Bersaing Ketat, Teknologi AI Jadi Solusi