Baju-Daleman Bekas di Pasar Senen Dicuci Dulu atau Langsung Dijual?
Jakarta, CNBC Indonesia - Beberapa pedagang pakaian bekas di Pasar Senen, Jakarta Pusat mengaku telah melakukan pencucian pakaian bekas terlebih dahulu sebelum dijual. Namun, ada beberapa pedagang yang justru langsung menjual pakaian tanpa melakukan proses pencucian.
Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, aroma wangi pakaian setelah dicuci cukup kental saat melewati beberapa toko. Bahkan, ada juga toko yang menjual pakaian dengan tampilan yang sudah bersih. Namun, ada juga toko yang menjual pakaian dalam keadaan lecek dan lusuh.
Nano, pedagang kaus bekas impor dengan merek terkenal mengungkapkan sudah melakukan proses pencucian bersih pakaiannya sebelum dijual.
"Kami sudah melakukan pencucian bersih pakaian, sebelum dijual di sini," kata Nano kepada CNBC Indonesia.
Ia menambahkan, proses pencucian dilakukan menggunakan air panas dan deterjen yang cukup banyak agar kuman dan bakteri bisa terbunuh.
"Proses pencucian pakai air panas ya, kemudian ya seperti mencuci biasa, pakai deterjen, setelah dicuci, baru kami setrika agar lebih rapi," lanjutnya.
Meski sudah melakukan pencucian, pihaknya tetap meminta kepada pembeli untuk terlebih dahulu mencuci dengan air panas jika ragu terhadap kebersihan pakaian yang dibeli di tokonya.
"Tapi kalau pembeli ragu, ya enggak apa-apa dicuci lagi dengan air panas nanti," ujarnya.
Berbeda dengan Nano, Teku justru menjual pakaian bekas tanpa dicuci terlebih dahulu, sehingga pembeli harus mencuci dengan air panas jika membeli di tokonya.
"Kalau di sini, langsung dijual ya, karena kalau dicuci dulu, lumayan modalnya, tapi sih karena kita sudah jual lama, jadi enggak ada dampaknya," kata Teku.
Ia pun meminta kepada pembeli agar terlebih dahulu mencuci dengan air panas.
"Pembeli ya harus mencuci dengan air panas pakaian bekasnya, itupun kalau khawatir ya, tapi sejauh ini, aman-aman saja," ucapnya.
(wur/wur) Add
source on Google