Korea Buka Lebar-Lebar Pintu Masuk Bagi Turis Uni Eropa & 42 Negara

Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia
21 March 2026 17:55
Para penggemar grup Kpop BTS membaca koran edisi khusus BTS pada hari konser 'BTS The Comeback Live Arirang', di luar lokasi konser, di pusat kota Seoul, Korea Selatan, 21 Maret 2026. (REUTERS/Kim Soo-hyeon)
Foto: Para penggemar grup Kpop BTS membaca koran edisi khusus BTS pada hari konser 'BTS The Comeback Live Arirang', di luar lokasi konser, di pusat kota Seoul, Korea Selatan, 21 Maret 2026. (REUTERS/Kim Soo-hyeon)

Jakarta, CNBC Indonesia - Korea Selatan memperluas akses penggunaan gerbang imigrasi otomatis bagi wisatawan asing dari Kanada dan 23 negara Eropa. Kebijakan ini mulai diterapkan untuk menyederhanakan proses masuk serta mendorong peningkatan pariwisata.

Melansir The Korea Herald, Kementerian Kehakiman menyatakan jumlah negara yang memenuhi syarat kini bertambah menjadi 42 dari sebelumnya hanya 18 negara. Perluasan ini mencakup seluruh anggota Uni Eropa serta negara Schengen non-Uni Eropa seperti Norwegia, Liechtenstein, Swiss, dan Islandia.

Sebelumnya, fasilitas ini hanya tersedia bagi sejumlah negara seperti Jerman, Jepang, Singapura, Inggris, Prancis, hingga Australia dan Selandia Baru. Dengan penambahan ini, cakupan pengguna gerbang otomatis menjadi jauh lebih luas.

Langkah tersebut diambil dengan mempertimbangkan potensi asas timbal balik bagi warga Korea Selatan. Pemerintah berharap warga Korea juga dapat menikmati kemudahan serupa saat memasuki negara-negara tersebut.

Kanada turut dimasukkan dalam daftar baru karena telah lebih dulu menyediakan prosedur masuk berbasis kios yang memudahkan pelancong asal Korea. Hal ini dinilai menjadi dasar kuat untuk memperluas kerja sama kemudahan perjalanan antarnegara.

Menteri Kehakiman Jung Sung-ho menyatakan kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing. Selain itu, kemudahan imigrasi diyakini dapat berkontribusi pada pemulihan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

(dce) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Belitung Dulu Dikepung Wisatawan, Kondisi Sekarang Tak Terduga


Most Popular
Features