Potret Pulau Pedofil, Sangat Terpencil dan Jadi Sarang Kejahatan

Tim Redaksi, CNBC Indonesia
Selasa, 10/03/2026 07:30 WIB
Foto: Pulau Pribadi milik Jeffrey Epstein (REUTERS/Marco Bello)

Jakarta, CNBC Indonesia - Penduduk setempat menyebutnya "Pulau Pedofil." Jeffrey Epstein menyebutnya "Little St Jeff's."

Bagi dunia, Little St James umumnya disebut sebagai "Pulau Epstein" sementara menurut pengacara para korbannya, pulau itu adalah tempat lokasi kejahatan yang dilakukan Epstein terhadap gadis-gadis di bawah umur.

Lebih dari 150 foto dan video dari liburan mewah Epstein di pulau itu dipublikasikan secara online oleh politisi AS pada 3 November, waktu setempat. Pulau inilah yang disebut-sebut sebagai "tempat favorit" Epstein.


Foto: Facilities at Little St. James Island, one of the properties of financier Jeffrey Epstein, are seen in an aerial view, near Charlotte Amalie, St. Thomas, U.S. Virgin Islands July 21, 2019. REUTERS/Marco Bello
Foto: A dock at Little St. James Island, one of the properties of financier Jeffrey Epstein, is seen in an aerial view, near Charlotte Amalie, St. Thomas, U.S. Virgin Islands July 21, 2019. REUTERS/Marco Bello

Mengutip laporan ABC News, Epstein menggunakan kedua pulau pribadinya (Little St James dan Great St James) sebagai tempat persembunyian pribadi dan bisnisnya.

Pada 2012, saat presentasi bisnis, Epstein mengatakan Kepulauan Virgin AS "sempurna" karena "sangat terpencil".

Pulau-pulau tersebut terletak berdampingan di Karibia dan hanya dapat diakses dengan helikopter atau perahu pribadi.

Little St James berukuran sekitar 28 hektar, sedangkan Great St James berukuran 67 hektar.

Kedua pulau tersebut sering dikunjungi oleh Epstein, pelaku kejahatan seksual, dan penduduk setempat menuduhnya sering membawa gadis-gadis di bawah umur ke kedua pulau tersebut.

Apa yang diduga terjadi di pulau itu?

Foto: An American flag flies next to a swimming pool at Little St. James Island, one of the properties of financier Jeffrey Epstein, in an aerial view, near Charlotte Amalie, St. Thomas, U.S. Virgin Islands July 21, 2019. REUTERS/Marco Bello

Virginia Giuffre mengklaim bahwa mantan pangeran Inggris, Andrew Mountbatten Windsor, memperkosanya di Little St James.

Ghislaine Maxwell, rekan lama dan kekasih Epstein, memberikan kesaksian kepada pemerintah AS bahwa ia berada di pulau itu ketika Andrew berkunjung, tetapi "tidak ada perempuan di pulau itu" pada saat itu.

Maxwell divonis bersalah atas perdagangan seks, konspirasi, dan pengangkutan anak di bawah umur untuk aktivitas seksual ilegal pada tahun 2021.

Menurut penduduk setempat, Epstein hampir tidak berusaha menyembunyikan gadis-gadis muda yang bepergian bersamanya ke pulau itu.

Pada 2019, setelah kematiannya, dua karyawan dari landasan udara di pulau tetangga St. Thomas mengatakan kepada Vanity Fair bahwa mereka menyaksikan Epstein naik pesawat dengan gadis-gadis muda.

"Pada beberapa kesempatan saya melihat Epstein keluar dari helikopternya, berdiri di landasan pacu di depan menara saya, dan naik jet pribadinya dengan anak-anak - anak perempuan," kata karyawan anonim tersebut.


(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Glowing 2026, Perawatan Kecantikan Tanpa Operasi Banyak Dicari