Ramai-Ramai Warga 'Murtad' Demi Hindari Pajak

Redaksi,  CNBC Indonesia
22 February 2026 20:15
Gereja Bern Minster Swiss. (Dok. Bern.com)
Foto: Gereja Bern Minster Swiss. (Dok. Bern.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Swiss dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat pajak tertinggi secara global. Di antara berbagai pungutan yang berlaku, terdapat pajak gereja yang memicu sebagian warga memilih keluar dari keanggotaan gereja, bahkan menyatakan diri sebagai ateis, demi terbebas dari kewajiban tersebut.

Penerapan pajak ini bergantung pada kanton atau wilayah tempat seseorang tinggal dan diwajibkan bagi warga yang tercatat sebagai anggota gereja resmi yang diakui negara. Tarifnya pun tidak seragam, berkisar antara 1% hingga 3% dari penghasilan.

Tidak ada alternatif lain untuk menghindari pungutan tersebut selain secara resmi mengundurkan diri dari keanggotaan gereja.

Menurut laporan media lokal Le News, pada 2023 ada 67.497 orang meninggalkan Gereja Katolik di Swiss. Angka tersebut hampir dua kali lipat dibanding 2022. Untuk gereja Protestan, sekitar 39.517 orang secara resmi meninggalkan gereja pada tahun yang sama. Jika ditotal, ada sekitar 100.000 orang yang meninggalkan gereja pada 2023.

Data dari Institut Sosiologi Pastoral Swiss (SPI) menunjukkan provinsi dengan aksi mundur dari gereja tertinggi berada di Basel-Stadt dengan persentase 4,5%. Provinsi yang terletak di Swiss utara tersebut memiliki sistem "berhenti dari keanggotaan gereja" yang memungkinkan orang tidak membayar pajak gereja.

Meski data resmi tidak selalu menyebutkan alasan kenapa orang meninggalkan gereja, statistik menunjukkan di provinsi di mana ada pajak gereja, tingkat orang yang meninggalkan Kristus cenderung lebih tinggi, menurut laporan Religion Watch.

Selain pajak, alasan lainnya yang mendorong orang meninggalkan gereja termasuk sekularisme hingga skandal di lingkungan rumah ibadah.

Survei dan data demografis menunjukkan semakin banyak warga Swiss yang mengidentifikasi diri sebagai ateis (sekitar ~34% dari populasi pada 2022). Angka ini menunjukkan banyak orang benar-benar melepaskan diri dari agama, terlepas dari pajak atau tidak.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]


Most Popular
Features