Awas Jangan Salah Beli! Ini 6 Ciri Produk Kurma Israel
Jakarta, CNBC Indonesia - Menyambut datangnya bulan Ramadan, kurma selalu menjadi primadona yang paling dicari oleh umat Muslim. Buah manis ini seolah menjadi hidangan wajib yang tidak boleh absen dari meja makan saat waktu berbuka puasa tiba.
Kepopuleran kurma bukan tanpa alasan, sebab buah ini kaya akan nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh setelah seharian berpuasa. Kandungan elektrolit alami, seperti kalium dan magnesium, berperan krusial dalam mengembalikan energi serta menjaga keseimbangan cairan tubuh agar tetap terhidrasi dengan baik.
Namun, di balik manfaatnya, konsumen perlu lebih jeli dalam memilih produk yang beredar di pasaran. Mengingat Israel merupakan salah satu eksportir kurma terbesar secara global, masyarakat kini diimbau untuk lebih teliti dalam mengecek asal-usul produk. Hal ini berkaitan erat dengan aksi solidaritas melalui gerakan boikot terhadap produk yang mendukung atau berasal dari Israel sebagai bentuk kepedulian atas konflik yang masih berlangsung di Gaza, Palestina.
Mengutip dari laman Palestine Campaign, masyarakat diimbau untuk memeriksa label nama perusahaan yang mengekspor kurma asal Israel pada kemasan.
Berikut adalah perusahaan-perusahaan pengekspor kurma Israel yang harus dihindari.
1. Hadiklaim
2. Mehadrin
3. Agrexco
4. Arava
5. Edom
6. MTex
"Pada Ramadan ini, jangan membeli kurma Israel. Dukung kemerdekaan Palestina! Jangan berbuka puasa dengan kurma Israel di bulan Ramadan ini," tulis Palestine Campaign.
Sebagai informasi, Israel adalah salah satu pemain terbesar di pasar kurma global dan hanya kalah satu posisi di bawah Arab Saudi. Menurut laporan Statista, Israel jadi negara kedua dengan nilai ekspor kurma terbesar di dunia.
Cara agar tidak membeli kurma dari Israel
Menurut Palestine Campaign, ada empat cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat Muslim di seluruh dunia agar tidak sengaja terbeli kurma asal Israel. Berikut empat caranya.
1. Periksa label saat membeli kurma. Jangan membeli kurma yang diproduksi atau dikemas di Israel atau pemukiman Tepi Barat
2. Periksa label pada semua kurma Medjool. Sebagian besar kurma Medjool yang dijual di supermarket ditanam di Israel atau pemukiman ilegal Israel di tanah Palestina
3. Jangan membeli kurma yang mencantumkan Hadiklaim pada labelnya. Hadiklaim adalah pengekspor kurma terbesar dari Israel dan permukiman ilegalnya. Perusahaan ini menjual kurma ke luar negeri dengan merek King Solomon, Jordan River, dan Jordan River Bio-Top, serta di bawah label pribadi jaringan supermarket
4. Periksa label untuk perusahaan yang mengekspor kurma dari Israel dan pemukiman ilegal, seperti Mehadrin, MTex, Edom, Agrexco, dan Arava.
(tps/tps)[Gambas:Video CNBC]