6 Jus Buah ini Ampuh atasi Peradangan dan Tekanan Darah Tinggi
Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah studi terbaru membawa kabar baik bagi para pencinta minuman alami. Penelitian tersebut mengungkapkan konsumsi jus buah tertentu bukan hanya soal menyegarkan dahaga, melainkan senjata ampuh untuk mengurangi peradangan kronis, menenangkan iritasi di seluruh tubuh, hingga membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
Konsumsi jus buah murni dalam jumlah sedang dapat memberikan vitamin, kalium, magnesium, serta polifenol bioaktif mikronutrien alami dan kaya antioksidan. Para peneliti menekankan kandungan antioksidan spesifik dalam buah-buahan tertentu bekerja langsung pada dinding pembuluh darah, menjadikannya lebih rileks dan membantu sirkulasi darah tetap stabil.
Menurut sebuah studi tahun 2023, satu gelas kecil sehari (sekitar 150 ml) dapat dikonsumsi setiap hari. Berdasarkan hasil studi dan saran ahli nutrisi, berikut adalah beberapa pilihan jus terbaik untuk kesehatan sistemik mengutip Euro News:
1. Jeruk
Jus jeruk adalah minuman favorit untuk sarapan. Kandungan vitamin C-nya mendukung kekebalan tubuh dan bertindak sebagai antioksidan. Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa jus jeruk dapat membantu mengurangi peradangan, menenangkan iritasi di seluruh tubuh, dan menurunkan tekanan darah tinggi. Namun, manfaat kesehatan berkurang secara signifikan pada dosis tinggi, biasanya di atas 500 ml sehari, karena kandungan gula alami dalam jus.
Sementara itu, konsumsi jus lemon juga dikaitkan dengan penurunan tekanan darah. Studi menunjukkan bahwa minum jus lemon setara dengan satu buah lemon per hari dapat membantu mengelola hipertensi, dengan kemungkinan manfaat pencernaan jika dikonsumsi sebelum makan.
2. Delima
Dikenal sebagai superfood, jus ini mengandung antioksidan tiga kali lebih tinggi dari teh hijau, sangat baik untuk kesehatan jantung. Jus delima, terutama varietas murni 100 persen, menunjukkan beberapa bukti terkuat untuk manfaat kesehatan di antara jus buah berkat kadar polifenolnya yang tinggi, yang bertindak sebagai antioksidan kuat.
3. Bit Merah
Bit merah memiliki kandungan nitrat anorganik yang tinggi, yang membentuk oksida nitrat untuk merelaksasi pembuluh darah. Penelitian menunjukkan bahwa wanita pascamenopause, penderita hipertensi, dan atlet menunjukkan efek yang paling kuat.
4. Cranberry
Jus cranberry telah lama digunakan untuk mencegah infeksi saluran kemih (ISK) berulang berkat proantosianidin (PAC) yang menghentikan bakteri seperti E. coli menempel pada dinding kandung kemih.
Studi menunjukkan produk cranberry mengurangi risiko ISK hingga 30 persen secara keseluruhan, dengan angka yang lebih tinggi pada wanita (32 persen) dan anak-anak (45 persen). Untuk menikmati efek positifnya, jus cranberry harus 100 persen murni dan tanpa pemanis.
5. Prun
Buah prun (prunes) adalah plum kering yang memiliki tekstur kenyal, rasa manis khas, dan kaya akan serat, vitamin, serta antioksidan. Prun membantu pencernaan dan meringankan sembelit. Meskipun buah utuh menunjukkan manfaat yang lebih besar, jus juga dapat memberikan efek positif. Buah ini memiliki kandungan gula alami yang lebih tinggi daripada buah-buahan lain, jumlah yang disarankan untuk dikonsumsi tidak melebihi 150 ml per hari.
6. Blueberry
Blueberry termasuk buah beri yang paling kaya nutrisi, dikenal karena karakteristik antioksidannya, vitamin C dan K, serat, dan mangan. Studi telah mengaitkan konsumsi blueberry dengan peningkatan kesehatan jantung, otak, dan metabolisme. Jus menunjukkan manfaat vaskular dan kognitif jangka pendek, tetapi buah utuh lebih disukai.
(miq/miq)