Bukan Saham atau Emas, Nilai Tas Mewah J.Lo Ini Naik 302%

Fergi Nadira,  CNBC Indonesia
29 January 2026 11:05
Hermes Mini Kelly. (Dok. Hermes)
Foto: Hermes Mini Kelly. (Dok. Hermes)

Jakarta, CNBC Indonesia - Aksesori terbaru yang kerap terlihat di tangan Jennifer Lopez bukan sekadar penunjang gaya. Tas mungil Hermès Mini Kelly II yang belakangan ia bawa saat beraktivitas di Los Angeles justru mencetak kenaikan nilai yang bikin pelaku pasar saham melirik dua kali.

Laporan terbaru dari platform barang vintage FashioNica mengutip Yahoo Finance menunjukkan Mini Kelly II melonjak 302% sejak 2022 hingga akhir pekan lalu. Angka ini jauh melampaui imbal hasil pasar saham Amerika Serikat yang diwakili indeks S&P 500, yang naik sekitar 43% pada periode yang sama.

J.Lo memang sudah lama dikenal dengan koleksi tas Hermès-nya. Namun demam Mini Kelly kini meluas ke mana-mana, dari lemari super langka milik Kylie Jenner hingga momen tas Mini Kelly oranye yang sempat viral dibawa Timothée Chalamet. Bedanya, kini tas kecil ini tidak lagi dilihat semata sebagai simbol status, tapi juga aset bernilai tinggi.

Secara angka, pergerakan Mini Kelly II cukup mencolok. Tas ini beberapa tahun lalu dibanderol sekitar US$9.200, namun kini di pasar sekunder bisa tembus US$36.900. Artinya, bagi kolektor yang masuk lebih awal, potensi imbal hasilnya 259% lebih tinggi dibandingkan investasi saham konvensional.

FashioNica mencatat, kekuatan Hermès ada pada basis pembelinya yang sangat luas. Tidak hanya kolektor mode, tetapi juga investor, pemburu aset alternatif, hingga selebritas papan atas seperti Hailey Bieber dan Kendall Jenner.

"Pasar pembeli tas Hermès jauh lebih beragam dibanding jam mewah. Itu yang membuat tas-tas ini lebih likuid di pasar resale," tulis analis industri dalam laporan tersebut.

Tak hanya Mini Kelly. Tas legendaris Hermès Birkin menempati posisi kedua dengan kenaikan nilai 285%.

Pada 2026, Birkin tercatat sebagai item termahal dalam daftar, dengan harga pasar sekitar US$115.500, melonjak jauh dari harga awal sekitar US$30.000. Sementara itu, Hermès Kelly versi klasik berada di peringkat ketiga, naik 159% hingga menyentuh US$30.000.

Makin mudahnya proses autentikasi di platform resale turut mempercepat transaksi tas-tas ini. Bahkan, nilai jual kembali Birkin dalam satu dekade terakhir tumbuh dua kali lebih cepat dibandingkan kenaikan harga ritelnya.

Tren ini pun tidak hanya milik tas. Kolaborasi Louis Vuitton x Nike Air Force 1 Low karya mendiang Virgil Abloh menjadi satu-satunya sneakers yang menembus 10 besar. Harganya naik dari US$2.750 menjadi sekitar US$6.200.

Tren quiet luxury juga ikut mencuri perhatian. Loro Piana Extra Pocket L19 mencatat imbal hasil 79,5%, sementara Goyard Saint Louis PM naik 86,8% dan The Row Margaux 15 menguat 56,4%. Barang langka dengan kualitas pengerjaan tinggi memang makin diperlakukan seperti aset lindung nilai.

Tapi demikian, jam mewah justru tampil kurang bersinar. Banyak model Rolex gagal mengalahkan return pasar saham 43% dalam periode yang sama.

(hsy/hsy)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Harga Hermes Birkin yang Dipakai Tasya Farasya di Sidang Cerai


Most Popular
Features