Cokelat Hitam Vs Blueberry, Mana yang Lebih Kaya Antioksidan?
Jakarta, CNBC Indonesia - Antioksidan merupakan senyawa yang ditemukan dalam makanan tertentu yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dan penyakit akibat radikal bebas.
Anda dapat meningkatkan pertahanan antioksidan dengan mengonsumsi makanan kaya antioksidan, seperti blueberry dan cokelat hitam. Lantas manakah yang lebih kaya antioksidan cokelat hitam atau blueberry?
Melansir Very Well, dalam hal kandungan antioksidan, cokelat hitam maupun blueberry, tidak ada yang lebih baik daripada yang lain. Masing-masing memberikan sifat antioksidan yang unik.
Mengonsumsi keduanya bersama dengan makanan kaya antioksidan lainnya merupakan cara yang bagus untuk memastikan tubuh memiliki pasokan antioksidan yang konstan.
Antioksidan dalam Cokelat Hitam
Jenis antioksidan utama yang ditemukan dalam cokelat hitam adalah flavanol dan polifenol. Adapun manfaatnya:
- Menetralkan radikal bebas sehingga tidak dapat menyebabkan kerusakan pada sel
- Mendukung fungsi pembuluh darah yang sehat dan kadar tekanan darah dengan meningkatkan oksida nitrat (yang membantu pembuluh darah rileks dan melebar untuk meningkatkan sirkulasi)
- Mengurangi peradangan
Flavanol juga dikaitkan dengan manfaat kardiovaskular dari cokelat hitam. Polifenol diketahui dapat:
- Melindungi sel dari kerusakan oksidatif
- Mengurangi peradangan kronis
- Mendukung kesehatan jantung dan otak
- Meningkatkan kesehatan usus dengan memberi makan bakteri baik
Cokelat hitam sangat kaya akan polifenol karena kandungan kakao yang tinggi, terutama jika Anda memilih yang memiliki persentase kakao lebih tinggi (antara 70% dan 85%). Cokelat hitam yang diberi label diproses ala Belanda atau kakao alkalisasi mengandung lebih sedikit flavanol.
Antioksidan dalam Blueberry
Antioksidan utama yang ditemukan dalam blueberry meliputi antosianin, vitamin C, dan polifenol. Terdapat beberapa variasi alami dalam kandungan antioksidan keseluruhannya tergantung pada apakah blueberry dibudidayakan atau tumbuh liar. Diketahui, blueberry liar mengandung lebih banyak antioksidan.
Antosianin adalah jenis flavonoid (subkelas polifenol) yang bertindak sebagai antioksidan kuat dan memberikan warna merah, ungu, dan biru pada buah dan sayuran. Meskipun sangat tinggi pada blueberry, antosianin juga ditemukan pada buah beri lainnya, kubis merah, dan anggur hitam.
Antosianin dikenal dapat:
- Menetralisir radikal bebas yang merusak sel
- Mengurangi peradangan di seluruh tubuh
- Mendukung kesehatan otak dan daya ingat
- Melindungi kesehatan jantung dengan meningkatkan fungsi pembuluh darah
- Mendukung kesehatan metabolisme dan sensitivitas insulin
Alasan antosianin memiliki manfaat khusus yang berkaitan dengan otak adalah karena antosianin dapat menembus sawar darah-otak dan memiliki dampak langsung pada kognisi.
Vitamin C juga bertindak sebagai antioksidan dan diketahui dapat:
- Menetralisir radikal bebas secara langsung
- Membantu meregenerasi antioksidan lain (seperti vitamin E) setelah teroksidasi
- Mendukung sistem kekebalan tubuh
- Melindungi DNA dari kerusakan
Tidak seperti polifenol, vitamin C bekerja langsung di aliran darah dan jaringan tubuh. Seperti semua buah-buahan, blueberry sangat kaya akan vitamin C, sedangkan cokelat hitam mengandung sedikit atau tidak sama sekali vitamin C. Itu karena efek antioksidannya justru berasal dari senyawa lain yang tercantum di atas.
(miq/miq)