Ratusan Turis Terjebak di 'Pulau Alien', Ternyata Ini Isinya
Jakarta, CNBC Indonesia - Lebih dari 400 turis asing, terjebak di Pulau Socotra, Yaman. Mereka tak bisa keluar, dari wilayah yang dijuluki sebagai "Pulau Alien" tersebut. Dari ratusan turis yang terjebak, tiga di antaranya adalah Warga Negara Indonesia (WNI), seperti dikonfirmasi oleh Kementerian Luar Negeri RI.
Dijuluki "Pulau Paling Alien di Bumi," Socotra memiliki kekayaan flora dan lanskap yang terlihat seperti dari planet lain. Kesan "alien" terutama muncul karena pohon darah naga (Dracaena cinnabari), dengan bentuk kanopi menyerupai payung terbalik dan getah merah darah yang tampak tidak lazim. Pohon ini terlihat lebih seperti makhluk dari planet lain ketimbang flora tropis pada umumnya.
Sekitar 37% tumbuhan di Socotra bersifat endemik, artinya hanya tumbuh di pulau tersebut dan tidak ditemukan di wilayah lain di dunia.
Pulau ini diklasifikasikan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO dan telah menjadi tujuan bagi pelancong yang mencari petualangan, terutama di kalangan ekspatriat yang terbang dari Uni Emirat Arab. Pengunjung dapat menikmati pemandangan tebing yang dramatis, pantai berpasir putih yang masih alami, dan flora eksotis seperti pohon darah naga.
Jarak Socotra dari daratan utama membuat pulau tidak terlalu terdampak dari konflik berkepanjangan di Yaman. Namun, ketegangan regional yang pekan lalu memuncak kini membuat turis terjebak.
Seorang warga negara Amerika di Socotra, yang berbicara kepada CNN dengan syarat anonim karena alasan keamanan, mengatakan bahwa meskipun para turis secara fisik aman, mereka tidak yakin kapan dapat kembali ke rumah.
"Ada banyak (turis)," kata pelancong Amerika itu.
Para turis yang terjebak di Socotra mengatakan bahwa kedutaan tidak bisa berbuat banyak sejauh ini. Sebab, hanya sedikit negara Barat yang memiliki kehadiran diplomatik di Yaman, karena konflik berkepanjangan. Sebagian besar kedutaan berusaha menangani masalah tersebut dari ibu kota negara terdekat.
(hsy/hsy)