Masuk Tahun yang Baru, Yuk Jaga Tubuh Tetap Prima dengan Cara Ini

Teti Purwanti, CNBC Indonesia
Jumat, 02/01/2026 20:25 WIB
Foto: Illustrasi peralatan olahraga. (Istimewa)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menyambut tahun 2026 menjadi momentum tepat untuk kembali memperhatikan kondisi tubuh. Setelah liburan yang disertai perubahan pola makan dan aktivitas, tubuh perlu menyesuaikan diri agar siap kembali beraktivitas. Keseimbangan aktivitas fisik, gizi, dan kesehatan tulang-sendi menjadi fondasi menjaga kebugaran sepanjang tahun.

dr. Elsye , Sp.KO di Mayapada Hospital Kuningan menekankan, bahwa aktivitas fisik pascaliburan sebaiknya dilakukan secara bertahap dan terukur.

"Tubuh tidak disarankan langsung dibebani aktivitas dengan intensitas tinggi setelah liburan. Mulailah dari aktivitas ringan hingga sedang, seperti berjalan kaki, peregangan, atau latihan kekuatan ringan, kemudian tingkatkan secara bertahap sesuai kapasitas dan respons tubuh," jelasnya dalam keterangan resmi, Jumat (2/1/2025).


Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dan sesuai kemampuan tubuh berperan penting dalam menjaga daya tahan, kekuatan otot, serta kesehatan jantung. Selain itu, olahraga teratur membantu memperbaiki kualitas tidur dan menjaga keseimbangan metabolisme dalam jangka panjang.

Di sisi lain, dr. Mulianah Daya, M.Gizi, Sp.GK di Mayapada Hospital Tangerang menegaskan, bahwa pola makan seimbang menjadi fondasi utama dalam menjaga kesehatan, terutama setelah periode liburan.

"Asupan gizi yang tepat berperan penting dalam memulihkan energi, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mendukung proses adaptasi tubuh saat kembali aktif. Karena itu, pengaturan porsi makan dan pemenuhan zat gizi makro maupun mikro perlu diperhatikan secara seimbang," ungkapnya.

Penyesuaian pola makan dapat dimulai dengan kembali menerapkan jadwal makan yang teratur, memperbanyak konsumsi sayur dan buah, mencukupi kebutuhan protein, membatasi asupan gula, garam, dan lemak jenuh, serta memastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi.

Selain aktivitas fisik dan gizi, dr. dr. Alvin Danio Harta Da Costa, Sp.OT, Subsp.CO (K) di Mayapada Hospital Bandung menjelaskan, bahwa kesehatan tulang dan sendi juga perlu menjadi perhatian, terutama saat tubuh kembali aktif bergerak.

"Otot dan sendi yang kurang aktif digunakan dalam beberapa waktu memerlukan proses adaptasi. Peregangan sebelum dan sesudah beraktivitas, menjaga postur tubuh yang benar, serta mengenali batas kemampuan tubuh menjadi langkah penting untuk mencegah nyeri maupun cedera," jelasnya.

Sebagai bagian dari komitmen mendukung gaya hidup sehat dan aktif, Mayapada Hospital melalui Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) yang menyediakan layanan skrining kondisi fisik, pencegahan cedera, hingga peningkatan performa. Layanan ini dilengkapi fasilitas seperti gym, VO₂ max test, dan Body Composition Analysis untuk membantu tubuh tetap bugar dan siap beraktivitas secara optimal.

Informasi lengkap seputar layanan kesehatan di Mayapada Hospital dapat diperoleh melalui aplikasi MyCare dengan mengunjungi fitur Health Articles & Tips. Aplikasi ini juga dilengkapi fitur Personal Health untuk memantau kebugaran, seperti langkah kaki, detak jantung, kalori terbakar, dan Body Mass Index (BMI). 


(bul/bul)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Ragunan Catat Puncak Kunjungan 1 Januari, 113.398 Wisatawan