Benarkah Telur Bisa Bikin Kolesterol Tinggi? Cek Faktanya

Lifestyle - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
21 November 2022 15:50
Pedagang melayani pembeli telur ayam di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan,  Kamis (14/7/2022). Harga telur  terpantau masih mahal dan belum kembali ke posisi tahun 2021. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Pedagang melayani pembeli telur ayam di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis (14/7/2022). Harga telur terpantau masih mahal dan belum kembali ke posisi tahun 2021. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Telur merupakan salah satu sumber protein yang penuh nutrisi dengan harga yang terjangkau. Meski demikian, sebagian orang menghindari konsumsi telur karena khawatir kadar kolesterol dalam darah bisa naik. Benarkah demikian?

Ada anggapan bahwa konsumsi telur bisa meningkatkan risiko penyakit jantung karena kuning telur mengandung kolesterol. Faktanya, mengutip Mayo Clinic, telur ayam memang tinggi kolesterol, namun efek konsumsi telur terhadap kenaikan kadar kolesterol darah sangat minim jika dibandingkan dengan efek lemak trans dan lemak jenuh.

Sejumlah penelitian yang dilakukan ilmuwan di Harvard Medical School menemukan bahwa konsumsi satu telur sehari aman bagi kebanyakan orang. Ratusan ribu orang selama beberapa dekade melaporkan apa yang mereka makan dan semua kondisi medis yang mereka alami. Studi-studi itulah yang tidak menemukan tingkat serangan jantung, stroke, atau penyakit kardiovaskular lainnya yang lebih tinggi pada orang yang makan satu butir telur per hari.

Banyak riset telah memastikan bahwa telur juga mengandung banyak nutrisi sehat, termasuk lutein dan zeaxanthin, yang baik untuk mata; kolin, yang baik untuk otak dan saraf; dan berbagai vitamin (A, B, dan D). 

Meski demikianm penting untuk memerhatikan makanan yang Anda konsumsi bersama telur, seperti nasi, roti, mentega, garam, dan/atau daging olahan, seperti nugget atau sosis, yang bisa berdampak buruk kepada jantung. 

Lemak jenuh dalam mentega, keju, bacon, sosis, muffin, atau scone, misalnya, meningkatkan kolesterol darah Anda jauh lebih banyak daripada kolesterol dalam telur. Dan "karbohidrat buruk" yang sangat halus dalam roti, kue kering, kentang goreng, juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan penyakit kardiovaskular lainnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ketahui 12 Gejala Kolesterol Tinggi, Jangan Tunggu Parah


(hsy/hsy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading