Terungkap! Alasan Tak Ada Kursi Nomor 13 di Pesawat

Lifestyle - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
10 August 2022 14:20
Penumpang pesawat Lufthansa di Jerman terbengkalai imbas staf dan karyawan mogok masal. (AP/Martin Meissner) Foto: Penumpang pesawat Lufthansa di Jerman terbengkalai imbas staf dan karyawan mogok masal. (AP/Martin Meissner)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pesawat terbang merupakan salah satu moda transportasi andalan untuk bepergian jarak jauh. Namun, sadar atau tidak, ternyata di pesawat jarang bahkan tidak ada terlihat kursi nomor 13 di pesawat.

Biasanya setelah kursi nomor 12, akan langsung disambung kursi nomor 14. Kemudian setelah kursi nomor 16, pasti langsung kursi nomor 18. Tanpa adanya nomor 13 dan 17.

Ternyata ada alasan mengapa 2 nomor itu menghilang. Alasannya berbau tahayul.


Mengutip detikcom dari beberapa sumber, angka 13 dan 17 dianggap membawa kesialan dan nasib buruk. Selain itu, nomor 13 juga dianggap sebagai Yudan Iskariot, yaitu seorang murid yang mengkhianati Yesus. Jadi, orang yang duduk di bangku nomor 13 dianggap tumbal untuk perjamuan terakhir.

Beberapa maskapai seperti Air France, Iberia, Lufthansa, hingga Ryanair sengaja menghilangkan kursi baris ke-13. Salah satu sumber di Ryanair menyebut, sebenarnya itu bukanlah keinginan dari pihak maskapai, tetapi lebih ke 'tradisi' dari pabrikan pembuat pesawat dari Amerika Serikat.

"Itu cuma 'tradisi' pabrik dari Amerika. Nggak cuma maskapai kok yang menghindari nomor 13. Beberapa hotel, hingga kapal pesiar juga tidak punya lantai 13," ujar sumber Ryanair yang tidak disebutkan identitasnya itu.

Lain Ryanair, lain pula Lufthansa. Maskapai terbesar di Jerman itu, selain tidak punya kursi nomor 13, juga tidak punya kursi nomor 17. Alasannya sama, angka 17 dipercayai bisa membawa sial.

"Di beberapa kebudayaan, angka 13 dianggap membawa sial. Itulah mengapa tidak ada kursi baris nomor 13 di Lufthansa karena kami menghargai kepercayaan itu," bunyi pernyataan Lufthansa di situs resminya.

"Sedangkan nomor 17 dianggap membawa sial karena ketika ditulis dalam angka Romawi (XVII), itu merupakan bentuk anagram dari VIXI yang memiliki makna: 'Hidupku akan Berakhir' dalam bahasa Latin," sambung pernyataan itu.

Di beberapa negara seperti Italia dan Brazil, angka sialnya justru bukan 13, melainkan 17. Maka dari itu, sebagai maskapai internasional, Lufthansa akan mempertimbangkan kepercayaan budaya seperti itu.

Bagaimana dengan maskapai di Indonesia? Apa Anda pernah menemukan kursi nomor 13 di pesawat?


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pramugari Tahu Apa yang Anda Lakukan di Toilet, Kok Bisa?


(hsy/hsy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading