Nasi Dingin atau Nasi Panas? Ternyata Ini yang Lebih Sehat

Lifestyle - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
15 March 2022 11:40
Nasi Kapau (Dok. detikFood)

Jakarta, CNBC Indonesia - Nasi merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia. Bahkan tak sedikit orang Indonesia yang merasa belum kenyang bila belum menyantap nasi.

Setiap orang tentu memiliki pandangan sendiri saat mengonsumsi nasi. Ada yang menyukai nasi dalam kondisi panas dan ada juga orang yang memang lebih suka mengonsumsi nasi dingin walaupun kondisi nasi sudah agak keras.

Siapa sangka, ternyata mengonsumsi nasi dingin lebih sehat dan bermanfaat bagi pasien diabetes dan orang yang sedang menurunkan berat badan. Sebab nasi dingin terbukti menghasilkan gula yang lebih rendah dibandingkan mengonsumsi nasi panas yang baru matang.


Temuan ini dipaparkan oleh sebuah penelitian yang dipublikasikan di Pubmed NCBI. Penelitian tersebut mengungkap bahwa nasi dingin memiliki zat pati resisten yang tinggi sehingga lebih aman dikonsumsi pasien diabetes.

Nasi dingin diperoleh dengan menyimpan nasi di kulkas dengan suhu 4 derajat Celcius selama 24 jam, lalu dihangatkan sebelum makan. Hasilnya, nasi yang didinginkan memiliki zat pati resisten hampir tiga kali lipat dibandingkan nasi panas.

Hasil penelitian ini mendukung teori bahwa nasi dingin lebih sehat bagi penderita diabetes, karena tidak membuat gula darah meningkat secara signifikan. 

Selain itu, kalori di dalam nasi dingin juga menurun 50 sampai 60 persen. Hal ini membuat nasi dingin lebih baik bagi orang yang sedang ingin menurunkan berat badan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Awas! Makanan atau Minuman 'Sehat' Ini Mengandung Banyak Gula


(hsy/hsy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading