Swiss Punya Sekolah Termahal di Dunia, Apa Saja Fasilitasnya?

Lifestyle - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
23 February 2022 17:52
Institut Le Rosey, Rolle, Swiss (Dok: Gallery Institut Le Rosey)

Jakarta, CNBC Indonesia - Swiss punya salah satu sekolah paling mahal di dunia. Sekolah yang bernama Institut Le Rosey tersebut punya julukan "Sekolah Raja" karena banyak bangsawan yang mengirim anak-anaknya untuk menuntut ilmu di sekolah asrama ini. 

Dibangun pada tahun 1880 oleh Paul-Emile Carnal, sekolah yang berlokasi di Rolle, Swiss ini menerapkan yang namanya moving class. Kegiatan belajar-mengajar digelar sesuai dengan musimnya. Saat musim semi atau musim panas, siswa belajar di Chateau du Rosey Campus. Sedangkan kalau musim dingin tiba, anak-anak akan belajar di Gstaad, Ski Resort Town. Konon, Le Rosey adalah satu-satunya sekolah di dunia yang kelasnya berpindah sesuai musim. 

Berdiri di atas lahan seluas 28 hektare, kampus utama Institut Le Rosey, ada di kota Rolle, yang berada di antara Jenewa dan Lausanne. Sekolah ini memiliki pemandangan langsung Danau Geneva yang indah. Di sini, siswa bisa belajar dengan tenang di mana satu kelas hanya boleh diisi maksimal 10 murid. Sekolah ini juga menerapkan sistem bilingual di setiap pelajaran, jadi ada bahasa Inggris dan Perancis.


Selain pelajaran akademik, siswa juga belajar tata krama ala bangsawan. Saat makan, mereka harus duduk dengan posisi punggung lurus, harus mengangkat makanan ke mulut dan bukan mengarahkan kepala ke piring. 

Siswa di La Rosey datang dari 58 negara dari seluruh dunia. Untuk mempertahankan suasana internasional di Le Rosey, ada kuota di mana tidak lebih dari 10% siswa dapat berasal dari satu negara. 

Karena murid Le Rosey berasal dari kalangan menengah ke atas, mereka diajarkan untuk memiliki jiwa sosial sejak dini. Karena itu, salah satu program sosial di sini adalah membangun sekolah di Afrika, di mana para siswa Le Rosey diajak langsung untuk berinteraksi dengan murid-murid yang belajar di sekolah yang mereka bangun. 

Sekolah ini juga sudah 'menelurkan' alumni orang-orang terkenal, termasuk Raja Albert II dari Belgia, Pangeran Rainier dari Monaco, dan Raja Farouk dari Mesir. Le Rosey mengklaim 30 persen alumninya berhasil masuk di universitas yang berada di jajaran 25 besar di dunia, termasuk Harvard, MIT, Oxford dan Cambridge. 

Lalu, berapa biaya untuk bersekolah di 'Sekolah Sultan' ini? Berdasarkan informasi terakhir yang tersedia, orang tua harus menyiapkan CHF 125.000 atau sekitar hampir Rp 2 miliar untuk setahun. Dana itu belum termasuk biaya tambahan kegiatan sekolah lain seperti ski atau ice hockey. 


[Gambas:Video CNBC]

(hsy/hsy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading