Jika Sudah Vaksin, Masih Bisakah Tularkan Virus?

Lifestyle - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
11 January 2022 10:15
Vaksinasi gotong royong (CNBC Indonesia) Foto: Vaksinasi gotong royong (CNBC Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Vaksin Covid-19 memang terbukti dapat meningkatkan kekebalan tubuh dari paparan virus dan mengurangi dampak berat infeksi. Meski begitu, orang yang sudah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap masih bisa menularkan virus.

Dokter ahli penyakit menular dari Florida, Amerika Serikat, Lyssette Cardona, mengatakan bahwa orang yang sudah menerima dosis vaksin penuh masih bisa membawa virus dan menularkannya, meski levelnya rendah. Kasus seperti ini, menurut dia, sangat mungkin terjadi terutama pada orang yang tidak memiliki respon imun yang baik terhadap vaksin.

Meski demikian, mengutip Cleveland Clinic, studi menunjukkan bahwa orang yang divaksinasi dan sudah pernah terinfeksi Covid-19 lebih kecil lagi kemungkinannya untuk menyebarkan virus ke orang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa golongan ini terdeteksi membawa virus yang 40% lebih sedikit di hidung mereka. Pelepasan virus ke udara juga lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang tidak divaksinasi ketika terinfeksi.


Selain itu, orang yang divaksinasi memiliki kemungkinan 66% lebih kecil untuk dites positif terinfeksi SARS-CoV-2 selama lebih dari satu minggu dibandingkan dengan mereka yang tidak divaksinasi. Meski indikator itu bukan patokan dari kemampuan seseorang untuk menyebarkan virus, namun vaksin Covid-19 disebut juga bisa ikut mengurangi penyebaran virus lain seperti varicella (cacar air) dan influenza (flu).

Untuk alasan ini, Pemerintah Indonesia tetap mewajibkan penggunaan masker di tempat-tempat umum meski sudah menerima dosis vaksin lengkap demi menghindari penularan virus, terutama bagi orang yang tidak memiliki respon perlindungan terbaik terhadap vaksin.


[Gambas:Video CNBC]

(hsy/hsy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading