Internasional

Kronologi Heboh 'Putri Nabi' di Botol Wiski Malaysia

Lifestyle - sef, CNBC Indonesia
19 November 2021 09:30
Botol Wiski Johnnie Walker Edisi Jane Walker

Jakarta, CNBC Indonesia - Pekan ini Malaysia dihebohkan dengan kontroversi nama putri nabi di botol wiski, merk lokal negeri itu. Ini pun mengundang keriuhan hingga dibawa pembahasannya ke sidang pemerintah.

Kehebohan terjadi sejak awal pekan lalu. Timah, begitu merk wiski tersebut, dianggap menyinggung nama putri Nabi Muhammad SAW, Fatimah.


Ini ditambah juga dengan label botol yang mirip seorang pria mengenakan peci, ciri khas Muslim. Organisasi Muslim mengklaim penggunaan nama itu tidak peka pada umat Islam negeri itu, mengingat ada larangan meminum alkohol.

"Kami tidak keberatan dengan non-Muslim minum alkohol," katanya Mufti Penang, Wan Salim Wan Noor, dikutip dati situs lokal The Star.

"Tetapi kami meminta pemerintah untuk memerintahkan produsen mengubah mereknya serta gambar pada botol menjadi nama dan gambar, yang tidak membangkitkan kepekaan umat Islam di negeri ini."

Perusahaan sendiri membantah adanya kesengajaan dan menyamakan merk dengan putri Nabi. Timah, kata perusahaan, mengacu pada pertambangan timah Malaysia yang santer kala dijajah Inggris.

Masalah ini pun akhirnya memicu rapat besar di pemerintahan Malaysia. Jajaran menteri Malaysia bahkan mengundang produsen melakukan dialog soal perubahan nama dan label botol.

Dalam akun Facebook, Menteri Transportasi Wee Ka Siong menyatakan bahwa kabinet telah membahas persoalan ini. Ia menyebutnya sekarang telah selesai.

"Timah tidak perlu mengubah namanya dan produsen juga sepakat memberikan penjelasan lebih lanjut tentang asal-usul Timah. Timah berarti bijih timah, yang berkaitan dengan bijih timah atau tambang timah," ucapnya.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Malaysia memberikan pembelaan ke produsen wiski Timah. Menurut Wakil Menteri Keuangan Yamani Hafez Musa, wiski telah memiliki izin cukai sejak 2003.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading