Satgas Covid Gandeng Musisi Berikan Kampanye 'Dua Sejoli'

Lifestyle - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
10 November 2021 19:56
Konferensi Pers BNPB

Jakarta, CNBC Indonesia - Meski semakin terkendali, pada satu minggu terakhir tercatat adanya tren kenaikan kasus sebesar 33.6%, terutama di 43 dari 128 Kabupaten/Kota yang berada di wilayah Jawa-Bali. Selain itu, tren penambahan kasus positif juga terjadi di 5 Provinsi seperti Papua Barat, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Sulawesi Tengah, dan Kep. Bangka Belitung. Hal ini jelas membutuhkan peran masyarakat untuk tetap mematuhi prokes.

Untuk itu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 bersama Dody Is dan Musica Studio's merilis sebuah kampanye sosial bernama 'Dua Sejoli'. Kampanye ini berbentuk musik video dan mengadaptasi lagu lawas Galih dan Ratna, yang dinyanyikan oleh Shakira Jasmine dan Maizura, dan berisi mengingatkan masyarakat untuk tetap memakai masker dan melaksanakan vaksinasi.

Musisi yang terlibat penting dalam pembuatan adaptasi lagu ini, Dodi Isnaini, mengatakan kampanye ini berangkat dari tetangga tangga di rumahnya yang banyak tidak menggunakan masker. Ia juga menyatakan concernnya jika ada orang yang tidak memakai masker.


"Ini pas banget nih saat masyarakat sedang lengah karena merasa bahwa ada euforia gitu kita lihat sekarang pandemi seperti sudah berlalu, di sini saya langsung, ayo kita buat!" ujar Dodi dalam acara Talk Show Dua Sejoli: Vaksin dan Masker, Rabu (10/11/2021).

Lebih lanjut, alasan Dodi memilih lagu Galih dan Ratna sebagai dasar lagunya adalah agar campaign ini dapat menyasar semua kalangan masyarakat.

"Terpikir oleh saya bagaimana membuat sebuah lagu yang mencakup mencakup anak muda dan orang-orang tua gitu, nah lagu Galih dan Ratna ini uniknya sampai sekarang ini lagu ini bahkan nadanya masih kekinian gitu loh. Jadi ini bayangkan kita mendengarkan sebuah lagu, jadi begitu orang mendengarkan lagu ini, anak-anak umur SMP SMA bisa kena pesannya karena target kita di situ, tapi umur 40, 50, 60 juga sudah sangat familiar," jelas Dodi.

Sementara itu, Ketua Bidang Komunikasi Publik, Heri Iswanto, mengucapkan apresiasi kepada pihak yang terlibat. Menurutnya, seperti syair dalam lagu ini, tidak ada yang bisa merebut sehatmu.

"Saya ingin juga mengucapkan terima kasih ke mas Guruh maupun Musica yang sudah memberikan izin untuk adaptasi lagu ini ya, sehingga menjadi materi kampanye yang sangat powerful menurut saya, responnya juga luar biasa karena disampaikan dengan ceria, itu yang tidak menakut-nakuti tetapi sebenarnya pesannya dapatnya karena kita udah 20 bulan ini ketakutan dengan terlalu banyak hal yang belum kita ketahui tentang virus ini juga ya kita masih perlu waspada," tutur Heri.


[Gambas:Video CNBC]

(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading