Internasional

Yang Rindu Sabar, Australia Tutup Pintu Turis hingga 2022

Lifestyle - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
05 October 2021 11:50
A ferry sails past the Opera House in Sydney, Australia, Tuesday, April 6, 2021. New Zealand announced the start date for a long-anticipated travel bubble between Australia and New Zealand that will allow people to travel between the two countries without going through quarantine, allowing families to reunite and giving a big boost to the struggling tourism industry will begin April 19. (AP Photo/Rick Rycroft)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Australia dilaporkan tidak akan membuka perbatasannya untuk turis internasional dalam waktu dekat. Negeri Kangguru itu memasukkan turis sebagai tahap terakhirnya dalam pembukaan bertahap yang sedang dijalankan

Mengutip Associated Press (AP), Perdana Menteri (PM) Scott Morrison menyebut hanya warga Australia, migran terampil serta pelajar asing yang boleh memasuki negara itu.Turis asing mungkin baru akan diizinkan tahun depan.


"Prioritas berikutnya adalah migran terampil yang sangat penting bagi negara dan yang divaksinasi ganda, serta siswa yang datang dan kembali ke Australia untuk studi mereka," kata Morrison kepada televisi Seven Network dikutip Selasa, (5/10/2021).

"Kami akan mendapatkan pengunjung internasional juga ... tahun depan," tambah Morrison.

Dewan Ekspor Pariwisata Australia sebelumnya menginginkan pengunjung internasional kembali pada bulan Maret 2022. Sebelum pandemi, negara itu menghasilkan US$ 33 miliar dari turis asing.

Sementara itu, Australia berlomba untuk melakukan vaksinasi terhadap populasinya saat varian Delta terus menyebar dan membuat beban fasilitas kesehatan terus memuncak. Strain corona asal India itu pertama kali ditemukan di Sydney pada bulan Juni

Hingga saat ini, Australia mencatat 115 ribu kasus infeksi Covid-19 sejak virus pertama kali masuk. Setidaknya ada 1.357 kematian tercatat.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading