Masih Ramai Orang Tajir Obral Harley Davidson, Pertanda Apa?

Lifestyle - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
20 September 2021 18:55
In this Sunday, Oct. 20, 2019, photograph, the company logo hangs over the entrance to a Harlet Davidson dealership in Littleton, Colo. (AP Photo/David Zalubowski)

Jakarta, CNBC Indonesia - Banyak orang kaya yang mulai habis-habisan menjual aset. Sebagian sudah mulai berani menjual aset hobinya seperti motor gede (moge). Kondisi ini disinyalir terjadi akibat pandemiĀ Covid-19 yang terus berlarut-larut.

Di berbagai forum jual beli moge, salah satu yang paling banyak dijual adalah Harley Davidson. Di grup jual beli moge murah di platform Facebook, hampir setiap harinya ada yang menawarkan motor ini, salah satunya Harley Davidson Fat Boy 2006.

"Harley Davidson Fatboy CVO FLSTFSE Screaming Eagle VIN 2006, Odo 3 ribu KM, Blue Metallic on Chrome, Harga Rp 289 juta," tulis penjual Dion Darmawan, Senin (17/9/2021).



Jika ingin mencari yang lebih murah, pilihan bisa mengarah pada Harley-Davidson Dyna tahun 1999. Pemilik mengklaim VIN terdaftar, kelistrikan normal, mesin halus, oli mesin dan primary baru ganti. Harganya dibuka dari Rp 200 juta. Namun, ada ruang untuk negosiasi.

Namun, jika ingin memiliki motor dengan tahun lebih baru, maka perlu mengocek kantong lebih dalam. Misalnya untuk meminang Harley-Davidson Sportster 1200 tahun 2014. Dengan jarak tempuh 3.000 kilometer, pemilik membanderolnya dengan harga Rp 239 juta.

Spesifikasinya knalpot custom down pipe, passanger seat, stang fatbar, daymaker lamp, engine guard, cover shock depan, lift tank 2,5 inch, air filter, dan engine cover.

Selain itu, ada juga Harley-Davidson Sportster 1200 tahun 2018. Motor ini sudah menempuh jarak sejauh 8.000 Km. Spesifikasinya , mesin XL120XX dengan ABS.

"VIN 2018, Black Glossy Original Paint, Velg Sudah Model terbaru, harga Rp 285 juta," tulis penjual Ari Asmoro.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading