Heboh Pria RI 'Ketiban' Meteor, Harga Rp26 M Jadi Rp200 Juta

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
19 November 2020 16:22
Josua Hutagalung (33) warga Dusun Sitahan Barat, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah menunjukkan batu yang diduganya sebagai meteor setelah jatuh menimpa rumahnya, Sabtu (1/8/2020).(handout) Foto: Josua Hutagalung (33) warga Dusun Sitahan Barat, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah menunjukkan batu yang diduganya sebagai meteor setelah jatuh menimpa rumahnya, Sabtu (1/8/2020).(handout)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah berita mengejutkan datang seorang pria berasal Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Pria bernama Josua Hutagalung itu disebut sejumlah media asing kaya mendadak.

Pasalnya Agustus lalu, rumahnya kejatuhan meteor. Batu meteor itu seberat 1.800 gram dan seharga 1,4 juta pounds (atau setara Rp 26 miliar).




Kabarnya, batu tersebut sudah dibeli seorang kolektor asal Amerika Serikat (AS). Namun sayang, dikutip CNBC Indonesia dariĀ detik.com yang melansir BBC, ternyata Josua menjual meteor itu dengan harga Rp 200 juta.

Uangnya pun kini sudah habis, ia bagi ke keluarga, yatim piatu, gereja dan perbaikan makan orang tua. "Kalau betul harganya) Rp 26 miliar, saya merasa dibohongi. Saya kecewa," kata Josua.



Kejadian bermula 1 Agustus 2020. Saat itu, Joshua mendengar gemuruh yang cukup kuat dari atas langit.

Suara gemuruh tersebut semakin mendekat ke rumahnya. Tidak berselang lama, terdengar suara dentuman yang sangat keras dari atap rumah.

"Saya terkejut dengar suara dentuman itu, lalu saya periksa ternyata ada bongkahan batu besar yang jatuh menimpa atap rumah saya hingga bocor," katanya.

Ia mengatakan awalnya takut mendekati lokasi. Namun karena khawatir sesuatu terjadi maka ia menggali batu yang jatuh, yang tertanam hingga 15 sentimeter itu.

"Saat saya angkat, benda itu masih terasa hangat. Saat itulah saya berpikir bahwa benda yang saya angkat tersebut batu meteor yang jatuh dari langit, sebab tidak mungkin ada orang yang melempar batu sebesar itu ke atap rumah," ujar Josua.

Ia pun menggunggah foto temuannya ke media sosial Facebook. Inipun jadi viral dan membuat sejumlah orang datang hendak membeli.

Awalnya, cerita dia, ada seorang yang ingin membeli dengan harag Rp 1 miliar. Namun, ia tolak karena menganggap orang tersebut tak serius.

Dua pekan berikutnya datang tawaran dari Jared Collins, seorang pria asal Amerika yang tinggal di Bali. Kepada pria itulah, ia menjual batu dengan harga Rp 200 juta ditambah Rp 14 juta untuk perbaikan rumah Joshua.

Sebelumnya ditulis The Sun, Jared Collins disebut sebagai pakar batu luar angkasa yang bermukim di Bali. Setelah membeli batu meteor dari Josua, Jared mengirimkannya ke AS.

Batu itu dilaporkan dibeli Jay Piatek, seorang pria bergelar doktor dan kolektor batu meteor di Pusat Kajian Meteor, Arizona State University. Batu meteor tersebut diklasifikasikan sebagai CM 1/2 Kondrit karbon, jenis yang sangat langka.

Pecahan batu tersebut kemudian dijual kembali oleh seorang kolektor kedua melalui situs jual-beli eBay.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading