3 Cara Mudah Budidaya Tanaman Hidroponik Pakai Botol Bekas

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
03 November 2020 09:53
Tanaman hydroponic (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gaya hidup go-green belakangan sedang dicanangkan oleh banyak orang khususnya saat pandemi Covid-19.

Budidaya tanaman hidroponik misalnya yang kini mulai digandrungi. Metode ini juga cocok bagi Anda yang tidak memiliki lahan luas karena ini menanam tanpa tanah, melainkan dengan larutan nutrisi dan air.

Berbagai tanaman bisa ditanam hidroponik, mulai dari tanaman sayur hingga buah. Kendati demikian, berkebun tanaman hidroponik ini terbilang susah-susah gampang.

Berikut adalah cara mudah berkebun hidroponik dengan berbagai cara dikutip Haibunda.

1.Cara menanam hidroponik dengan botol bekas

Akun YouTube Hidroponikpedia berbagi cara menanam hidroponik dengan botol bekas. Bahan yang dibutuhkan adalah botol bekas ukuran 1,5 liter, kain flannel, plastik hitam, dan alat pemotong.

Berikut ini cara menanam hidroponik dengan botol bekas:

Potong botol

Pertama, Anda perlu memotong bagian atas botol sekitar 10 cm dari ujung botolnya. Potong menggunakan pisau yang tajam. Kalau botol masih dirasa terlalu tinggi, potong lagi bagian tengahnya. Kemudian lanjut buat lubang pada kanan dan kiri dekat ujung botolnya.

Masukkan Kain Flannel

Masukkan kain flannel dari kanan ke kiri. Letakkan ujung botol yang terdapat kain flannel di atas botol yang tadi telah dipotong. Masukkan tanaman ke dalam potongan botol yang terdapat kain flannel.

Isi Air

Penting sekali dalam cara menanam hidroponik dengan botol bekas, harus masukkan air ke dalam potongan setengah botol sisanya. Lalu pindahkan setengah botol berisi tanaman ke atas botol yang telah dipenuhi air.

Tutup dengan plastik

Langkah selanjutnya dalam cara menanam hidroponik dengan botol bekas, ambil plastik hitam. Anda harus tutup bagian bawah botol memakai plastik hitam agar tidak tembus sinar matahari. Selain itu, Anda bisa merekatkan plastik dengan lakban agar lebih rekat dan tidak mudah lepas.

Cek secara berkala

Lakukan pengecekan tanaman hidroponik secara berkala. Misalnya tiga kali sehari.

Anda perlu konsisten saat memutuskan menanam tanaman hidroponik dengan botol bekas ini. Kalau ada lumut atau habis airnya, bisa segera dibersihkan maupun diganti.

2. Cara menanam hidroponik dengan pipa PVC

Cara menanam hidroponik berikutnya bisa dengan pipa PVC. Ini memanfaatkan pipa PVC yang disusun bertingkat. Dilansir The Better India, berikut cara membuat kebun hidroponik dengan pipa PVC:

Alat dan bahan:

- 4 pipa PVC sesuai kebutuhan
- Konektor siku PVC untuk menyambungkan pipa
- 1 tutup PVC
- Wadah ukuran besar dengan penutup
- Pompa hidroponik
- Net pot atau gelas plastik
- Media tanam siap pakai
- Pipa air

Berikut ini cara menanam hidroponik dengan pipa PVC:

1. Potong pipa PVC sesuai panjang yang Bunda butuhkan.
2. Hubungkan potongan dengan konektor pipa. Bunda bisa membentuknya bertingkat dan zig-zag.
3. Buat lubang pada pipa PVC sesuai ukuran net pot atau gelas plastik.
4. Kalau menggunakan gelas plastik, buat lubang yang cukup besar di bagian bawahnya.
5. Buat larutan nutrisi yang tepat untuk sayur atau buah.
6. Tempatkan pompa air di dasar wadah. Isi dengan larutan nutrisi.
7. Hubungkan selang pompa dengan pipa PVC.
8. Masukkan media tanam dan tanaman ke dalam net pot.
9. Letakkan net pot berisi media tanam dan tanaman di lubang pipa.

3. Cara menanam hidroponik dengan sistem sumbu

Satu lagi cara menanam hidroponik sederhana yang bisa Bunda lakukan di rumah adalah dengan sistem sumbu. Cara menanam hidroponik dengan sistem sumbu ini mudah dicoba.

Dikutip dari The Spruce, berikut ini cara menanam hidroponik dengan sistem sumbu:

Alat dan bahan:

- Ember atau baskom untuk penampung air (reservoir)
- Pupuk hidroponik (kering atau cair)
- Tali katun atau nilon
- Media tanam
- Bibit
- Nampan tanam

Berikut ini cara menanam hidroponik dengan sistem sumbu:

Buat wadah penampung air

Pertama, Isi reservoir dengan air dan nutrisi. Reservoir ini akan berada di bawah nampan yang menampung tanaman dan media tanam.

Hubungkan sumbu dengan nampan tumbuh

Hubungkan satu atau dua sumbu melalui lubang di bawah nampan tumbuh. Kalau perlu, Anda bisa membuat lubang pada nampan menggunakan bor. Sumbu akan menyerap air dari wadah.

Siapkan nampan

Media tanam yang berisi anakan tanaman diletakkan di atas reservoir. Gunakan media tanam yang tidak akan mengalir terlalu cepat.

Siapkan lampu jika diperlukan

Anda bisa menggunakan cahaya alami untuk sistem hidroponik. Tapi kalau cahaya matahari tidak memadai, gunakan lampu untuk mengatasinya.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

5 Tanaman Ini Disebut Lindungi Rumah dari Hal Gaib


(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading