Putri Huan Zhu Bangkrut, Harus Bayar Rp 184,3 M?

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
16 October 2020 17:08
Chinese Director Vicki Zhao attends a screening of 'So Young', as part of the 57th BFI London Film Festival, at a central London cinema, Thursday, Oct. 17, 2013. (Photo by Joel Ryan/Invision/AP) Foto: Vicki Zhao (Joel Ryan/Invision/AP/Joel Ryan)

Jakarta, CNBC Indonesia - Aktris China Vicki Zhao pernah sangat populer di Indonesia. Kala itu, ia bermain dalam serial televisi populer Putri Huan Zhu (1999).

Kali ini kabar mengejutkan datang dari perempuan 43 tahun itu. Ia dikabarkan terjerat 'utang' hingga 84 juta yuan atau sekitar Rp 184,3 miliar.




Utang ini adalah dana kompensasi yang timbul akibat tuntutan hukum. Menurut portal China, Sina.com, ini bermula saat Zhao dan suaminya, Youlong, mencoba membeli 50% saham perusahaan terdaftar, Zhejiang Wanjia, di 2016 melalui perusahaan mereka Tibet Longwei.

Namun hal ini mengganggu pasar. Mereka diketahui telah "menyesatkan pasar dengan informasi palsu".



Keduanya disebut mengandalkan status selebriti Zhao saat mengumumkan tawaran pengambilalihan. Padahal keduanya tak memiliki dukungan finansial yang memadai untuk tawaran mereka.

Sehingga di 2018, China Securities Regulatory Commission (Komisi Pengatur Sekutitas China) melarang Zhao dan suaminya dari pasar sekuritas selama lima tahun. Situasi ini memburuk saat ia dan suami digugat pemegang saham di 2019, karena memberikan pernyataan palsu.

Ia kemudian mengajukan banding. Namun karena tim hukumnya tidak memberikan materi baru tentang kasus, pengadilan menolak dan menguatkan putusan pertama.

Ditulis media 8 Days Singapura, ia pun kini 'berantakan' secara finansial. Padahal sebelumnya Zhao dan suaminya adalah salah satu pasangan terkaya dan terkuat di China, dengan kekayaan bersih gabungan US$ 1 miliar atau Rp 14,7 triliun.

Sebagaimana dimuat The Independent, guna membayar semua kerugian itu, Zhao telah aktif tampil di berbagai variety show. Padalah ia sebelumnya menolak hal tersebut.

Dikabarkan bahwa dia telah menandatangani kontrak senilai 50 juta yuan (Rp 110 miliar) setiap triwulan. Namun, karena adanya "batas remunerasi" oleh Administrasi Radio dan Televisi Nasional China sebesar 10 juta yuan untuk tamu variety show, Vicki harus mengembalikan 40 juta yuan.


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading