Lifestyle

Kenalkan Si Cantik Li Ying, Warren Buffet Wanita dari China

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
08 October 2020 16:03
Li Ying. Ist

Jakarta, CNBC Indonesia - Investor sekaligus tangan kanan Jack Ma, Li Ying menjadi wanita terkaya di China saat ini. Ia juga diberi julukan sebagai Warren Buffet versi perempuan dari negara tirai bambu.

Jack Ma, orang terkaya di China, bahkan meminta Li pindah hingga tiga kali dari Silicon Valley untuk menjalankan Yunfeng Capital, firma ekuitas swasta miliknya. Perusahaan ini berfokus pada perusahaan-perusahaan berteknologi tinggi dan energi baru.


Li akhirnya setuju dan kemudian menjadi salah satu pendiri bersama dengan Ma dan David Yu.

Mengelola ratusan miliar, Li pernah bersaing dengan pengembang properti kelas kakap China, Yang Huiyan untuk mendapatkan gelar wanita terkaya di China. Kekayaan bersih pastinya tidak pernah terungkap, tetapi laporan media China menunjukkan bahwa total asetnya berjumlah lebih dari 10 miliar yuan (Rp 20 triliun).



Tidak banyak informasi tentang Li di luar sana. Namun dia dikenal sebagai penggemar supercar, dan gemar mengoleksi Bentley, Mercedes-Maybach dan Rolls-Royce Phantom merah.

Menurut South China Morning Post, Li dibesarkan di Shenzhen, sampai tahun kedua sekolah menengah ketika orang tuanya menyarankan dia untuk melanjutkan studinya di Amerika Serikat (AS). Dia awalnya membenci gagasan untuk pindah tetapi setelah membuat kesepakatan dengan orang tuanya, untuk melewatkan beberapa kelas (sekolah menengah ke atas), dia akhirnya setuju untuk pindah.

Ternyata dia jauh lebih maju dari rekan-rekannya dan diterima oleh MIT, Yale dan Stanford pada usia 17 tahun. Dia memilih MIT dan menyelesaikan studinya dalam tiga tahun.

Saat berusia 20 tahun, dia memiliki gelar Sarjana Sains dalam bidang ilmu komputer. Bukan hanya itu, ia juga mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi dan Master dalam bidang teknik elektronik dan ilmu komputer.

Pekerjaan pertama Li adalah di McKinsey & Company, di mana dia menjadi konsultan manajemen di Silicon Valley. Selama 13 tahun berikutnya, dia bekerja untuk perusahaan investasi Wall Street papan atas seperti Ikano, UT dan KPCB dan dengan cepat naik pangkat.

Saat itulah Jack Ma 'menemukan' bakat dan kemampuannya. Alibaba Group ingin berkembang dan dengan resume serta pengalaman kerjanya yang mengesankan, Ma membutuhkan upaya keras untuk membujuknya bergabung dengannya di Yunfeng Capital.

Li diangkat menjadi manajer umum dewan direksi dan bertanggung jawab atas investasi di bidang teknologi tinggi dan energi baru. Kesuksesannya di perusahaan membuat pendanaan awal Yunfeng Capital tumbuh hingga puluhan miliar yuan.

Dia meninggalkan perusahaan tahun lalu, menurut LinkedIn, dan telah mendirikan perusahaannya sendiri. Li terkenal dengan sosok yang enggan menonjolkan diri. Media Hong Kong itu menyebutnya kombinasi antara kecantikan dan kecerdasan.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading