Dear Milenial, Gadis Desa Ini Cuan Rp 72 M Setahun!

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
09 July 2020 14:32
Li Ziqi (Tangkapan Layar Youtube 李子柒 Liziqi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Li Ziqi merupakan gadis biasa, yang tinggal di pedesaan China di Sinchuan. Namun, ia merupakan seorang vlogger.

Berbeda dari kebanyakan Youtuber yang menampilkan hidup urban dan mewah, ia justru menjual konten lain. Yi menampilkan cara memasak tradisional dengan bahan baku di kebunnya, bagaimana cara membuat baju hingga tempat duduk sendiri.

Akibat hal ini, ia mendapat banyak pengikut di Youtube-nya, bahkan hingga 11 juta. Dikutip Wolipop dari Social Blade, Li Ziqi juga mencatat pendapatan fantastis dari vieonya tersebut bahkan hingga US$ 5 juta (Rp 72 miliar).

Li Ziqi (Tangkapan Layar Youtube 李子柒 Liziqi)Foto: Li Ziqi (Tangkapan Layar Youtube 李子柒 Liziqi)
Li Ziqi (Tangkapan Layar Youtube 李子柒 Liziqi)



Berbicara dengan South China Morning Post, Li Ziqi berujar membuat konten berbeda untuk menghibur masyarakat perkotaan yang mungkin stress karena kesehariannya. Karenanya, setiap videonya pasti akan menampilkan sinematik yang indah yang semakin menonjolkan tenangnya kehidupan desa.

"Zaman sekarang banyak orang stres. Jadi ketika mereka menonton video-videoku di akhir hari yang sibuk, aku ingin mereka untuk relaks dan mendapati sesuatu yang indah, untuk mengurangi kecemasan dan stres mereka," ujar Li Ziqi.

Salah satu kekuatan konten Li Ziqi adalah menampilkan kemampuannya melakukan banyak hal menarik. Mulai dari memasak, mencukur bulu domba, mengergaji bambu atau kayu, menenun benang hingga bermain gitar.

Dalam memasak misalnya, ia menggambarkan proses hingga bahan makanan di dapat. Mulai dari menernaknya hingga membuatnya menjadi santapan.

"Aku hanya ingin orang-orang di kota tahu dari mana makanan berasal. Seorang guru pernah memberitahuku ada beberapa pelajar yang berpikir bahwa beras berasal dari pohon. Jadi aku ingin anak-anak di kota tahu di mana makanan mereka berasal," ungkapnya.

Di Sinchuan, LiZiqi tinggal dengan sang nenek. Ia sempat ke kota di usia 14 tahun, namun merasa tidak cocok.

"Ketika aku bekerja di kota, itu terasa seperti bertahan hidup. Sekarang ketika aku bekerja di desa, aku merasa benar-bener menjalani hidup," ujar YouTube yang mengambil video dan mengeditnya sendiri sebelum kini dibantu videographer dan asisten itu," katanya.



[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading