Dahlan Iskan saat berpose di Museum Sumur Minyak Pertama di Kota Kelamayi Tiongkok. Melansir dari laman www.Disway.id, Dahlan Iskan menulis tentang kehebatan Kota yang tidak memiliki sumber air sama sekali tetapi memiliki sumber minyak. "Kelamayi lahir bukan karena air. Tapi Karena Gula. Disitu ditemukan sumber minyak, ditahun 1956".(Foto: Ist Disway.id)
Kota Kelamayi menjadi modern karena diketahui banyak minyak mentah. Industri pengilangan pun lahir. Disusul industri kimia. Bahkan minyak mentah dari negara sebelah dikirim ke Kelamayi. Tiongkok membangun pipa bawah tanah sejauh 1.000 km. Dari Kazakhstan ke Kelamayi. (Foto: Ist Disway.id)
Kota Kelamayi menjadi kota modern dan baru di Provinsi Xinjiang. Yang tidak ada akar suku Uygur-nya. Orang Uygur pun menjadi pendatang di kota Kelamayi. (Foto: Ist Disway.id)
Untuk keperluan air, penduduknya harus mendatangkan dari sungai yang jauh itu. Pipa besar digelar di bawah gurun. Sejauh 300 km lebih. Sampai ke lokasi pengolahan di luar kota Kelamayi. (Foto: Ist Disway.id)
Di Museum sumur minyak yang sudah tidak berfungsi dan dalamnya kering memiliki arsitektur yang keren, bangunannya dibuat seperti tetesan besar minyak yang memiliki bahan eksterior museum serba mingkalap dan menimbulkan effek abstrak yang menakjubkan.(Foto: Ist Disway.id)