Isi Acara PLN, Band Seventeen Jadi Korban Tsunami di Banten

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
23 December 2018 10:13
Isi Acara PLN, Band Seventeen Jadi Korban Tsunami di Banten
Jakarta, CNBC Indonesia- Bencana tsunami yang terjadi di Selat Sunda ternyata membawa kabar duka dari keluarga besar Seventeen Band. Saat kejadian tersebut, band ini diketahui sedang menggelar konser di Tanjung Lesung Beach Resort.

Band yang terdiri dari Bani (bass), Yudhi (gitar), Herman (gitar), Andi (drum), dan Ifan (vokal) dikabarkan belum diketahui keberadaannya. Adapun kedatagan mereka adalah untuk mengisi acara gathering perusahaan dari PLN.




"Keterlibatan kami dalam acara gathering perusahaan PLN di Tanjung Lesung mengalami bencana alam. Pada 22 Desember sekitar pukul 21.30 WIB air pasang menyapu bersih panggung yang letaknya sangat berdekatan dengan laut. Dari bencana tersebut kami harus kehilangan orang-orang tercinta," kata Yulia Dian juru bicara band Seventeen Band kepada CNBC Indonesia, Minggu (23/12/2018).

Kejadian tersebut berlangsung begitu cepat. Dimana saat lagu kedua dimainkan, air pasang pun naik ke permukaan dan menyeret seluruh orang yang ada di lokasi.

Posisi panggung tepat membelakangi laut, membuat semua anggota yang ada sulit menyelamatkan diri. Sementara sebagian tidak menemukan tempat berpegangan.Diketahui pemain bass bernama M Awal Purbani atau kerap disapa Bani dan Road Manajer Oki Wijaya dikabarkan tewas akibat tsunami tersebut.

Sementara lewat unggahan di akun Instagram-nya, Ifan yang merupakan vokalis Seventeen Band mengabarkan masih mencari sang istri Dylan Sahara. Dia juga memohon bantuan doa agar para personel beserta kru Seventeen semua dalam keadaan baik-baik saja.

Isi Acara PLN, Band Seventeen Jadi Korban Tsunami di Banten Foto: Ist (instagram @ifanseventeen)


"Kami kehilangan Bani dan road manager kami Oki. Andi, ujang (kru) sama Herman belum diketemukan. Doakan juga semoga Dylan istri saya cepat diketemukan. Alhamdulillah yang lain selain itu sudah diketemukan walaupun dalam kondisi luka-luka. Kita ikhlas," kata dia. (gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading