Presiden Krosia Kolinda Grabar saat selebrasi kemenangan di bangku VIP usai kemenangan Kroasia dari Rusia lewat drama adu penalti. (Reuters/Henry Romero)
Seperti diumumkan dalam pernyataan resmi Kepresidenan, Grabar tak bisa memberikan dukungan langsung saat Kroasia melawan Inggris pada semifinal. Ia harus menghadiri KTT Nato di Brussels, 11 dan 12 Juli. (Reuters/Henri Romero)
Meski tidak hadir pada pertandingan semifinal Kroasia vs Inggris karena menghadiri KTT Nato, Grabar menyempatkan memberi ucapan selamat dan dukungan kepada tim nasional Kroasia. (Instagram/Kolinda Grabar)
Kesuksesan Kroasia melangkah ke babak final usai membenamkan Inggris membuat perhatian publik dunia kembali tertuju kepada presiden Kroasia yang mungkin akan hadir di final Piala Dunia nanti. (Sputnik/Alexander Astafyev)
Presiden Kroasia yang lahir pada 29 April 1968 di Rijeka itu adalah seorang ahli bahasa. Dia fasih berbahasa Kroasia, Inggris, Spanyol, dan Portugis. Dia juga memahami bahasa Italia, Jerman, dan Prancis. (Reuters/Kai Pfaffenbach)
Meski menuai pujian dan menjadi perhatian dunia, Grabar tak larut dalam euforia Piala Dunia. Dia tetap melajutkan tugas penting saat timnas Kroasia melawan Inggris. (Instagram/Kolinda Grabar)
Grabar juga menuai pujian karena naik pesawat ekonomi dari Zagreb menuju Sochi. Dalam perjalanannya ke Rusia, wanita berusia 50 tahun ini seperti layaknya suporter, yakni mengenakan jersey timnas Kroasia. (Instagram/Kolinda Grabar)