Terseret Emas Dunia, Harga Emas Antam Murah Aja Nih!

Investment - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
14 September 2022 08:55
Petugas menunjukkan emas batangan di sebuah gerai emas di Pegadaian, Jakarta. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: Petugas menunjukkan emas batangan di sebuah gerai emas di Pegadaian, Jakarta. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk pada Rabu (14/9/2022) di butik emas LM Graha Dipta Pulo Gadung anjlok Rp8.000 per gram menjadi Rp942.000 per gram. Sementara harga buyback (harga yang digunakan ketika menjual emas kembali) pun turun Rp9.000 per gram menjadi Rp814.000/gram.

"Harga jual kembali adalah sama untuk semua pecahan dan tahun produksi. Untuk transaksi buyback silakan menghubungi Butik Emas LM terdekat dengan jam layanan pada hari kerja Senin-Jumat. Pembayaran dilakukan secara transfer pada H+2 s/d H+3 (hari kerja). Jika kemasan rusak atau hilang dikenakan potongan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku," jelas keterangan di situs Antam.


Harga emas Antam sejalan dengan emas dunia yang anjlok pada perdagangan kemarin karena dolar yang melonjak setelah inflasi AS meningkat pada Agustus.

Pada Selasa (14/9/2022) harga emas dunia di pasar spot tercatat US$1.701,55 per ons, anjlok 1,31% dibandingkan harga penutupan hari sebelumnya.

"Emas telah gap lebih rendah pada CPI yang lebih tinggi dari perkiraan, dengan 75 basis poin sekarang pasti dikonfirmasi. USD melonjak dan dapat terus menekan emas," kata Tai Wong, pedagang senior di Heraeus Precious Metals di New York.

"Emas kemungkinan akan bertahan di kisaran US$1.690 - US$1700 dalam jangka pendek dengan USD tidak mungkin mencapai level tertinggi baru kecuali ada hasil Fed yang sangat hawkish minggu depan. Kemungkinan mereka akan menunggu dan melihat pertemuan setelah itu di bulan November, " kata Wong.

Laporan indeks harga konsumen (CPI) Agustus menunjukkan angka inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan. Laju inflasi tahunan sebesar 8,3% year-on-year/yoy, lebih tinggi dari perkiraan sebesar 8,1% yoy.

Sementara secara bulanan naik 0,1% month-to-month/mtm meskipun terjadi penurunan harga gas. Inflasi inti sendiri naik 0,6% mtm.

Kenaikan ini lebih tinggi dari konsensus. Di mana terjadi penurunan 0,1% untuk inflasi umum dan kenaikan 0,3% untuk inflasi inti.

Laporan inflasi semakin meningkatkan ekspektasi bahwa The Fed, bank sentral Amerika, akan kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin (bp) pada pertemuan 20-21 September. Laporan Agustus yang tinggi dapat membuat The Fed melanjutkan kenaikan secara agresif lebih lama dari yang diantisipasi oleh investor.

Berdasarkan perangkat CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga acuan AS sebesar 75 bp menjadi 3,00% - 3,25% adalah 67,0%. Sementara peluang kenaikan suku bunga acuan sebesar 100 bp menjadi 3,25% - 3,50% adalah 33%.

Kenaikan suku bunga akan membebani emas dunia yang merupakan aset tanpa imbal hasil.

TIM RISET CNBC INDONESIA

Artikel Selanjutnya

Masih Ada Sisa THR? Beli Emas Pegadaian Bisa Jadi Pilihan


(ras)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading