Siap-Siap Bunda, Harga Emas di Pegadaian Bisa Turun Banyak

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
27 August 2022 11:00
Pegawai merapikan emas batangan di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Kamis (22/4/2021). Harga emas batangan yang dijual Pegadaian mengalami penurunan nyaris di semua jenis dan ukuran /satuan.  (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: Pegawai merapikan emas batangan di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Kamis (22/4/2021). Harga emas batangan yang dijual Pegadaian mengalami penurunan nyaris di semua jenis dan ukuran /satuan. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan di Pegadaian stagnan pada perdagangan Sabtu (27/8/2022). Meski demikian, ada risiko penurunan cukup tajam, sebab harga emas dunia sedang mengalami kemerosotan.

Berdasarkan data dari situs resmi milik Pegadaian, ada 4 jenis emas batangan yang dijual. Yang petama emas Antam standar, berat 1 gram misalnya dijual Rp 1.007.000/batang, sama dengan harga kemarin.

Emas Antam standar dijual mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram.


Kemudian emas Antam retro yang harganya lebih murah. Emas Antam retro merupakan emas kemasan lama, dimana keping emas dan sertifikatnya terpisah. Emas retro ini terakhir kali diproduksi pada tahun 2018.

Pegadaian menjual emas ini mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram. Emas dengan berat 1 gram dibanderol Rp 945.000/batang.

Ada lagi emas Antam batik, emas yang paling mahal di Pegadaian. Ukuran 1 gram saja dijual dengan harga Rp 1.162.000/batang. Namun, emas ini hanya tersedia ukuran 0,5 gram, 1 dan 8 gram.

Terakhir emas UBS yang harganya juga stagnan dibandingkan kemarin. Satuan 1 gram dijual Rp 939.000/batang.

Pergerakan harga emas di dalam negeri mengikuti emas dunia. Berdasarkan pengamatan Tim Riset CNBC Indonesia, harga emas dunia akan mempengaruhi pergerakan emas batangan di Pegadaian dua hari setelahnya.

Kemarin, harga emas dunia jeblok hingga 1,23% ke US$ 1.736/troy ons. Artinya, emas Pegadaian berisiko turun besok.

Meski demikian persentasenya akan berbeda, bisa lebih besar atau kecil. Sebab ada faktor lain yang mempengaruhi, yakni nilai tukar rupiah serta supply-demand.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bunda Yang Sabar, Harga Emas di Pegadaian Lagi Turun Terus!


(pap/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading