Makin Murah! Harga Emas Antam Turun Goceng

Investment - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
18 August 2022 09:45
Petugas menunjukkan koin emas Dirham di Gerai Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis (4/2/2021). Bank Indonesia (BI) mengajak masyarakat dan berbagai pihak untuk menjaga kedaulatan Rupiah sebagai mata uang NKRI.    (CNBC Indonesia/ Tri Susislo) Foto: Koin Emas Dirham (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk pada Kamis (18/8/2022) di butik emas LM Graha Dipta Pulo Gadung merosot Rp5.000 per gram menjadi di Rp 975.000 per gram. Sementara harga buyback (harga yang digunakan ketika menjual emas kembali) pun turun Rp4.000 per gram menjadi Rp 839.000/gram.

"Harga jual kembali adalah sama untuk semua pecahan dan tahun produksi. Untuk transaksi buyback silakan menghubungi Butik Emas LM terdekat dengan jam layanan pada hari kerja Senin-Jumat. Pembayaran dilakukan secara transfer pada H+2 s/d H+3 (hari kerja). Jika kemasan rusak atau hilang dikenakan potongan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku," jelas keterangan di situs Antam.


Harga emas dunia sebagai acuan emas Antam tertekan pada perdagangan kemarin. Pada Rabu (17/8/2022) harga emas di pasar spot tercatat US$1761 per troy ons, turun 0,82% dibandingkan posisi kemarin.

Terkoreksinya harga emas dunia dipicu oleh keperkasaan dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot. Sejatinya, emas di banderol dengan dolar AS, sehingga ketika si greenback menguat maka akan menjadi mahal untuk pembeli yang menggunakan mata uang lain.

"Emas menghadapi beberapa kelelelahan karena dolar AS terus terapresiasi menjelang risalah The Fed. Pasar emas akan sangat berombak sampai pertemuan Fed pada September," tutur Analis Senior OANDA Edward Moya dikutip Reuters.

"Risalah kemungkinan akan mengkonfirmasi keyakinan bahwa kenaikan suku bunga agresif masih di atas meja, yang dapat mendukung dolar dan berpotensi memberikan tekanan ke bawah pada emas," tambah Moya.

Pekan lalu, indeks dolar AS yang mengukur kinerja dolar AS terhadap enam mata uang dunia lainnya masih berada di level 105. Namun, pada pekan ini, indeks dolar AS mulai menguat dan berada stabil di level 106.

Keperkasaan dolar AS salah satunya ditopang oleh risalah bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) yang akan dirilis pada hari ini waktu setempat.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kinclong! Sepanjang Pekan Ini Harga Emas Antam Melesat 1,7%


(ras)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading