Sobat Cuan, Catat ya Unit Link & Investasi Beda Prinsip

Investment - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
31 March 2021 17:40
Asuransi Investasi Tabungan

Jakarta, CNBC Indonesia - Ramainya aksi protes nasabah unit link sebuah perusahaan asuransi di media sosial membuat banyak orang bertanya-tanya mengenai produk asuransi berbalut investasi ini.

Unit link sendiri merupakan salah satu produk asuransi yang menggabungkan proteksi dan investasi. Toufan Yamin, Investment Specialist dari Sucor Asset Management, mengatakan ada beberapa perbedaan investasi terpisah dan beli dengan unit link.

"Tujuan dari unit link ini sebenarnya sebuah skema produk yang mempermudah buat nasabah yang ingin berinvestasi yang juga memiliki unsur proteksi. Jadi bukan berarti apakah bagus dipisah atau bagus dicampur jadi satu karena ini kembali lagi ke kebutuhan masing-masing," kata Toufan dalam program Investime CNBC Indonesia, Selasa (30/3/2021).


Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu dicatat mengenai produk asuransi unit link, yakni selain ada unsur proteksinya, ada unsur investasinya.

"Di sini melekat investasi tentunya ada resiko dan return, jadi mungkin ini yang belum dipahami. Kebanyakan orang beli itu karena sudah diiming-imingi janji sudah pasti untung, sudah ada proteksinya dan sebagainya," lanjutnya.

Jika dilihat dari total returnnya, kata Toufan, hasilnya akan berbeda antara investasi terpisah dan beli dengan unit link.

"Asuransi ini kan untuk melindungi unit aset kita ketika ada suatu resiko. Tapi kalau investasi sendiri, ini kan kita menyimpan kekayaan kita yang kita taruh di suatu aset, yang dimana kita harapkan hasilnya bertambah terus," katanya.

Alasan lain mengapa hasil unit link asuransi dan investasi tidak sebanyak atau bahkan di bawah investasi biasa, seperti reksa dana, karena adanya perbedaan biaya yang dibayarkan oleh nasabah.

"Dalam perihal unit link, di situ kan ada unsur proteksi. Uang yang kalian bayar, jadi kinerja investasinya, itu dipotong lagi uang premi, biaya komisi untuk agen penjual, kemudian biaya manajemen fee," paparnya.

"Nah, manajemen fee bisa saja double karena mereka punya fund di unit link tersebut. Fund itu bisa mereka belikan reksadana dan kena charge manajemen fee lagi, jadi unit link biayanya cenderung lebih banyak dibandingkan reksadana sendiri."

Menabung Asuransi InvestasiFoto: Infografis CNBC Indonesia
Menabung Asuransi Investasi

[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading