IHSG Sulit Tembus 6.300, Ini Saran Investasi dari Ellen May

Investment - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
26 February 2021 09:08
Professional Trader - Ellen May

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa waktu terakhir sulit menembu level 6300. Dalam situasi pasar saham seperti ini, Founder Ellen May Institute dan Emtrade, Ellen May mengatakan investor bisa melirik saham dari sektor perbankan dalam jangka pendek.

"Saya mencermati saham bank unyu-unyu. BRIS (PT Bank Rakyat Indonesia Syariah Tbk), kemudian BBKP (PT KB BukopinĀ Tbk), BJTM (PT Bank Jatim Tbk), perbankan second liner," ungkapnya dalam program InvesTime CNBC Indonesia, Kamis (25/2/2021).

Namun dia mengatakan untuk trading dalam jangka pendek, market sedang sideways. Jadi beresiko tinggi dan lumayan liar.


Ellen juga mengatakan BJTM mengalami koreksi normal karena sempat naik tinggi 9% lalu turun 3,39%. Bank itu punya target 970 dalam rentang waktu 1-2 bulan. Sementara BRIS 3790 dalam 1-2 bulan. Sedangkan BPKP 67- untuk beberapa hari dan 1-2 bulan dengan 875.

Dia juga memprediksi jika Maret dan April nanti IHSG akan berada di level 6500. Ada sejumlah sentimen yang menguatkan IHSG nantinya.

"Jadi (IHSG) bisa menguat dengan sentimen nanti adalah stimulus Joe Biden dan juga Rilis laporan keuangan kuartal 4 tahun 2020 banyak yang negatif secara year-on-year pastinya tapi secara kuartal an malah banyak yang positif," ungkapnya.

Sebelumnya, IHSG ditutup melesat 0,53% ke 6283,88 di tengah apresiasi kencang bursa pada Kamis kemarin. Nilai transaksi saat itu sebesar Rp8,9 triliun dan terpantau investor asing menjual bersioal Rp145 miliar di pasar regular. Sementara 285 saham naik, 168 shaam terkoreksi dan sisanya 169 stagnan.

Asing melakukan pembelian saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebesar Rp116 miliar dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) Rp36 miliar.

Sementara asing melakukan jual bersih pada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dilego Rp78 miliar dan PT Astra Internasional Tbk (ASII) yang dijual Rp300 miliar.

Di AS, indek utama Wall Street ditutup dengan sumringah. Dow Jones Insutrial Average (DJIA) naik 1,35%. Indek S&P 500 melompat 1,14% dan Nasdaq Composite berisi saham teknologi juga terdongkrat sebesar 0,99%.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading