Hai Milenial! Investasi Saham Harus Rela Tahan Emosi

Investment - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
19 January 2021 15:10
foto : CNBC Indonesia/Muhammad Sabki

Jakarta, CNBC Indonesia - Dalam kurun 2 tahun terakhir, ketertarikan generasi milenialĀ investasi di pasar saham meningkat signifikan. Namun Ketua Dewan Pelaksana Lembaga Sertifikasi Profesi Pasar Modal (LSPPM), Haryajid Ramelan, mengingatkan hal-hal yang perlu diperhatikan saat berinvestasi saham.

Menurutnya untuk anak muda yang pemula perlu menguasai ilmu dasar investasi. Selain itu juga harus bisa mengendalikan emosi.

"Kalau untuk pemula kuasai knowledge dulu, karena saham jangan beli kucing dalam karung. Membeli saham juga rela menahan emosi," kata Haryajid, dalam program InvesTime CNBC Indonesia, Senin Malam (18/1/2021).


Untuk belajar, dia menyebutkan bisa dari para senior. Menurutnya mereka dapat menceritakan pengalaman saat melakukan investasi selama bertahun-tahun.

Namun Haryajid menilai, sayangnya banyak orang yang enggan untuk belajar. Mereka lebih senang otak-atik ilmu itu sendiri padahal lebih baik dengan masuk ke sebuah komunitas serta belajar dari orang yang lebih berpengalaman.

Selain itu juga perlu untuk berkonsultasi dengan para analis untuk mengetahui rahasia yang ada di pasar. Hal lain juga dengan mengetahui perusahaan yang dituju dan tak perlu mengikuti tren.

Haryajid menyatakan sebaiknya saham dilihat adalah apakah nilainya wajar atau tidak, bukan berdasarkan tren yang ada.

"Contoh membeli mobil harga sepeda, mungkin karena ada butuh uang atau memang ada lelang. Saham wajar lebih murah dari harga pasar," kata dia.

Dia juga mengatakan menunggu harga saham hingga murah bukanlah perkara mudah. Salah satunya terjadi saat Covid-19 melanda Indonesia sejak awal tahun lalu.

"Saat Covid, tidak sedikit dengan harga yang murah dan menjual kemarin Desember dia bisa untung ratusan persen," ungkap Haryajid.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading