Pekan Lalu Diterpa Badai, Emas di Pegadaian Apa Kabar Hari?

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
30 November 2020 13:42
Ilustrasi Emas Pegadaian. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan yang dijual di Pegadaian pada perdagangan hari ini, Senin (30/11/2020) stagnan alias sama persis dengan harga Sabtu (28/11/2020). Pegadaian menjual 3 jenis emas Antam dan emas UBS berbagai satuan, pada pekan lalu semuanya "diterpa badai" beberapa satuan mengalami penurunan tajam.

Harga logam mulia di dalam negeri sepertinya masih akan tertekan di pekan ini, mengikuti penurunan harga emas dunia. Sepanjang pekan lalu, emas dunia ambrol 4,4%, sementara pagi ini sudah turun lagi 0,6%.

Selain itu, rupiah yang perkasa juga memberikan tekanan bagi harga emas di dalam negeri. Rupiah kini sudah 9 pekan tidak pernah mencatat pelemahan, dan semakin dekat dengan level Rp 14.000/US$.


Emas dunia dibanderol dengan dolar AS, saat Mata Uang Garuda menguat maka harganya akan lebih murah ketika dikonversi ke rupiah.

Melansir data dari situs resmi milik Pegadaian, emas Antam standar satuan 2 gram dibanderol Rp 1.962.000/batang, sama dengan harga Sabtu pekan lalu. Satuan 100 gram dihargai Rp 95.696.000/batang.

Emas Antam retro juga stagnan, satuan 1 gram dibanderol Rp 882.000/batang.

Emas Antam retro merupakan emas kemasan lama, dimana keping emas dan sertifikatnya terpisah. Emas retro ini terakhir kali diproduksi pada tahun 2018. Emas retro juga menjadi jenis emas Antam yang paling sering naik-turun.

Kemudian emas Antam batik satuan 0,5 gram dihargai Rp 608.000/batang, stagnan dibadingkan harga Sabtu, begitu juga satuan 1 gram yang tetap di harga Rp 1.124.000/batang.

Emas batik merupakan jenis emas Antam yang paling mahal di bandingkan jenis standard dan retro. Pegadaian hanya menjual emas Antam batik satuan 0,5 gram dan 1 gram.

Terakhir emas UBS, yang juga stagnan di semua satuan. Berikut daftar lengkap harga emas di Pegadaian beserta perubahannya.


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading